Travel Tour Aqsa 2022

Travel Tour Aqsa 2022

Travel Tour Aqsa 2022

Travel Tour Aqsa 2022
Travel Tour Aqsa 2022

Bagi Sahabat Tour Aqsa yang hendak merencanakan liburan tahun depan tentu tak ada salahnya. Sahabat Tour Aqsa dapat merencanakanny sembari mempersiapkan budget yang diperlukan. Jika Sahabat Tour Aqsa masih bingung terkait liburan tahun berikutnya hendak kemana, Sahabat Tour Aqsa dapat mencoba Travel Tour Aqsa 2022. Tak masalah Ketika Sahabat Tour Aqsa masih merencanakan dan mengumpulkan budget. Yang terpenting adalah matangkan rencana dan semangat untuk mengumpulkan budget persiapan liburan. Hal ini dikarenakan agar Sahabat Tour Aqsa sekalian dapat mewujudkan liburan tersebut. Ketika Sahabat Tour Aqsa memilih untuk berkunjung ke Al – Aqsa, Pastinya banyak sekali pengalaman yang akan Sahabat Tour Aqsa dapatkan. Karena liburan yang Sahabat Tour Aqsa pilih merupakan liburan yang antimainstream. Untuk informasi lebih lanjut, yuk simak informasi dibawah ini.

Persiapan Kesehatan Sebelum Berlibur

Travel Tour Aqsa 2022 Jakarta
Travel Tour Aqsa 2022 Jakarta

Tahukah Sahabat Tour Aqsa bahwa Ketika hendak berlibur tak hanya persiapan umum saja yang dipastikan aman. Akan tetapi persiapan Kesehatan pula juga perlu untuk dipersiapkan. Hal ini tentunya bertujuan agar saat liburan, Sahabat Tour Aqsa dapat menikmati liburan yang sedang dijalani. Tentunya tak ingin kan jika berlibur dalam kondisi tak sehat? Oleh karena itulah, sebelum berangkat untuk berlibur sebaiknya persiapkan juga Kesehatan diri Sahabat Tour Aqsa. Apa saja persiapan yang hendaknya dilakukan? Berikut lebih jelasnya.

  1. Medical Check Up

Teruntuk Sahabat Tour Aqsa yang hendak berlibur ke luar negeri hendaknya terlebih dahulu melakukan medical check – up. Tentunya Jangan sepelekan persiapan kesehatan sebelum traveling ke luar negeri satu ini. Karena dengan melakukan medical check-up Sahabat Tour Aqsa bisa mengetahui kondisi kesehatan tubuh sehingga bisa mencegah hal-hal yang tak diinginkan terjadi ketika Sahabat Tour Aqsa tengah berada di luar negeri. Bahkan, beberapa destinasi mewajibkan medical check-up sebelum Sahabat Tour Aqsa bisa mengajukan visa untuk mengunjungi negara tersebut. Nah, jangan lupa untuk melakukan persiapan kesehatan yang satu ini ya sebelum berangkat untuk berlibur ke luar negeri.

  1. Vaksinasi

Persiapan kesehatan untuk traveling sebaiknya Sahabat Tour Aqsa lakukan jika berencana untuk bepergian ke negara yang memiliki kondisi iklim dan cuaca yang berbeda ekstrem dengan kondisi Indonesia. Karena perbedaan kondisi iklim dan cuaca tersebut memungkinkan daya tahan tubuh menjadi lebih lemah terhadap berbagai penyakit. Jenis vaksin umum yang biasanya diberikan sebelum berpergian jauh antara lain Vaksin Influenza, Vaksin Meningitis, Vaksin Pneumonia, Vaksin Demam Tifoid, hinga Vaksin Hepatitis A dan B. Namun, di luar vaksin-vaksin tersebut Sahabat Tour Aqsa bisa berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui vaksinasi apa saja yang bisa Sahabat Tour Aqsa lakukan untuk mempersiapkan kondisi kesehatan sebelum berangkat ke luar negeri.

  1. Menjaga Kondisi Fisik Tetap Fit

Menjaga kondisi fisik agar daya tahan tubuh tetap terjaga merupakan hal yang hendaknya dilakukan sebelum bernagkat berlibur ke luar negeri. Untuk itu, rutinlah berolahraga dan jaga pola makanan jauh-jauh hari sebelum melakukan perjalanan ke luar negeri. dengan berolahraga maka tubuh akan menjadi lebih sehat. Selain itu, menjaga pola makan yang sehat juga tak kalah pentingnya. karena turut pula menentukan kondisi Sahabat Tour Aqsa. Istirahat yang cukup juga penting agar tubuh tetap dalam kondisi prima. Usahakan Sahabat Tour Aqsa memiliki waktu tidur yang cukup dan berkualitas. Umumnya waktu cukup untuk tidur ialah 6 hingga 8 jam.

  1. Memahami Kondisi Destinasi Tujuan

Sahabat Tour Aqsa tentunya mengetahui bahwa setiap negara tujuan memiliki kondisi yang berbeda-beda. Oleh karena itu persiapannya pun membutuhkan persiapan kesehatan yang berbeda-beda pula. Untuk itu Sahabat Tour Aqsa perlu membekali diri dengan informasi detail mengenai destinasi tujuan yang akan dikunjungi. Contohnya seperti ketika Sahabat tour Aqsa hendak berlibur ke negara-negara Timur Tengah yang memiliki kondisi cuaca yang panas dan terik, Sahabat Tour Aqsa perlu mempersiapkan tabir surya serta pelembab kulit untuk melindungi tubuh dari teriknya matahari. Dengan mengetahui dengan baik terkait destinasi tujuan, maka Sahabat Tour Aqsa bisa mempersiapkannya secara maksimal.

  1. Menyediakan Obat – obatan Pribadi

Tak lupa juga untuk turut menyiapkan obat – obatan pribadi yang sewaktu – waktu Sahabat Tour Aqsa butuhkan. Persiapan kesehatan untuk berangkat ke luar negeri yang terakhir ini hendaknya dipersiapkan dengan sebaik mungkin. jenis obat-obatan umum yang dapat Sahabat Tour Aqsa bawa antara lain obat demam, obat sakit perut, obat flu, obat masuk angin, dan sejenisnya. Apabila Sahabat Tour Aqsa memiliki masalah kesehatan pribadi, obat-obatan pribadi juga jangan sampai ketinggalan dalam daftar bawang bawaan yang diperlukan. Meskipun Sahabat Tour Aqsa bisa saja membeli kebutuhan obat-obatan tersebut di destinasi negara yang akan dikunjungi, tentu pada saat kondisi-kondisi darurat membawa obat-obatan sendiri akan sangat membantu Sahabat Tour Aqsa sekalian. Terlebih Sahabat Tour Aqsa belum mengetahui dimana bisa menemukan apotek atau toko obat di destinasi yang akan dikunjungi. Tentunya lebih baik Sahabat Tour Aqsa lebih baik mencegah hal yang tak diinginkan bukan?

Cara Masuk Ke Lokasi Masjid Al – Aqsa

Travel Tour Aqsa 2022 Jakarta
Travel Tour Aqsa 2022 Jakarta

Bagi Sahabat Tour Aqsa yang hendak berkunjung ke kawasan AL – Aqsa ini dapat masuk melalui Israel. Hal ini dikarenakan, akses ke Yerusalem dan West Bank dikendalikan oleh Israel dan melalui Bandara Tel Aviv atau Jembatan Raja Hussein (Allenby Crossing) yang berada di Yordania. Namun yang perlu diketahui bagi wisatawan yang beragama Islam, harus tiba di Bandara Tel Aviv setidaknya 3 jam lebih awal ketika tiba di Israel untuk menjalani semua pemeriksaan keamanan terlebih dahulu. Setibanya di meja imigrasi, semua pendatang yang beragam Islam dan memiliki nama bernapaskan Islam atau berasal dari Timur Tengah dan India, pasti akan diarahkan ke ruang tunggu untuk menunggu seorang petugas yang akan mewawancarai pendatang selama beberapa jam. Kemungkinan besar wisatawan akan ditanya hingga dua kali. Sementara, bila masuk dari Jembatan Raja Hussein (Allenby Crossing), wisatawan harus naik bus dari Amman ke Allenby Crossing. Namun, sayangnya melewati jembatan ini wisatawan akan dikenakan pajak yang dibayarkan berkali-kali, dikutip dari Visit Masjid Al-Aqsa.

Setibanya di kawasan Kompleks Masjid Al-Aqsa, pengunjung dapat masuk melalui Mughrabi Gate di dekat Western Wall. Tidak dipungut biaya tiket masuk untuk mengunjungi kawasan tersebut. Tapi, wisatawan perlu mengetahui, kawasan bersejarah ini hanya dibuka pada waktu yang tertentu saja. Waktu bukanya ialah Senin hingga Kamis, pada musim dingin dibuka mulai 7.30-10.30 pagi hari dan 12.30-13.30. Sedangkan pada musim panas baru mulai dibuka pada 8.30-11.30 dan 13.30-14.30. Kawasan kompleks Al-Aqsa ditutup pada Jumat dan Sabtu. Pintu masuk pun terkadang ditutup tanpa pemberitahuan terlebih dahulu, walau dijadwalkan buka pada saat itu. Ada peraturan lainnya yang harus wisatawan patuhi ialah perihal pakaian. Pengunjung pria dan wanita harus berpakaian sopan ketika datang berkunjung. Selain itu, wisatawan juga tidak diperkenankan membawa senjata jenis apapun saat berada di kompleks Masjid Al-Aqsa.

Tempat Shalat di Masjid Al – Aqsa

Tahukah Sahabat Tour Aqsa bahwa Masjid Al – Aqsa merupakan nama sebuah kawasan untuk keseluruhan tempat yang dikelilingi pagar di dalam kota Al – Quds. Tak semua kawasan Masjid Al – Aqsa beratap. Setiap orang yang berkunjung dan kemudian shalat di sudut – sudut masjid Al – Aqsa tetap mendapatkan pahala lebih banyak dibanding di tempat lain. Di dalam komplek masjid Al – Aqsa terdapat beberapa masjid yang beratap, antara lain :

  1. Masjid Al – Qibli

Salah satu masjid yang terdapat dalam kompleks Masjid Al-Aqsa ialah Masjid Al – QIbli. Masjid Al – Qibli memiliki luas yang ditaksir mencapai 4.000 meter persegi, panjang masjid yang mencapai 80 meter dan lebarnya 55 meter  serta di dalamnya terdapat 11 pintu masuk. Masjid Al – Qibli ini dapat menampung sebanyak 5.500 jemaah. Masjid Al – Qibli letaknya berada di wilayah selatan Masjid, seringkali orang salah menyebutnya sebagai Masjid Al-Aqsa. Padahal Masjid Al-Aqsa adalah seluruh wilayah di atas bukit ini yakni yang dikelilingi dinding Di wilayah kota Tua Al-Quds Yarusalem. Masjid Al – Qibli didirikan oleh khilafah Abdul Malik Bin Marwan dari Bani Umayyah dan pengerjaannya diselesaikan oleh anaknya al-Walid bin Abdil Malik antara tahun 86-96 H/705-714. Pada Dinasti Fathimiyah Masjid ini pernah terkena Gempa. Hingga menyebabkan beberapa lorong menuju Masjid Al-Qibli hancur dari jumlah semula sebanyak 15 lorong hingga hanya tersisa 7 lorong yang dapat di gunakan hingga sekarang ini.

Pada saat kota Al-Quds dikuasai oleh tentara salib, masjid ini dibagi menjadi 3 bagian. Yang pertama dijadikan sebagai tempat komando pimpinan tentara Salib. Kedua, dijadikan sebagai tempat tinggal pasukan berkuda, dan ketiga, dijadikan gereja. Ketika Al-Quds dibebaskan kembali oleh Shalahuddin Al-Ayyubi pada tahun 583 H/1187 M, masjid ini kembali di fungsikan sebagai tempat beribadah. Masjid Al-Qibli sudah beberapa kali direnovasi pada masa pemerintahan Islam. Diantaranya ialah pada masa Mameluk, masa Utsmani dan ketika awal penjajahan Inggris atas tanah Palestina. Masjid Al – Qibli terdiri atas satu ruwaq (lorong) besar di tengah dan tiga ruwaq masing-masing di sisi kanan dan kirinya. Selain itu, masjid ini memiliki satu kubah besar yang terbuat dari kayu di sisi dalamnya dan dilapisi timah di sisi luarnya, dengan tinggi 17 meter.

  1. Masjid Kubah Ash – Shakhrah

Masjid Kubah Ash – Shakhrah merupakan salah satu bangunan islam yang penuh akan sejarah. Hal ini dikarenakan, di dalam masjid ini terdapat batu Ash-Skhahrah yang merupakan tempat sebelum mi’raj-nya Nabi Muhammad SAW pada peristiwa Isra Mi’raj. Masjid Kubah Ash Shakhrah ini terletak di tengah kompleks Masjid AL – Aqsa. Masjid ini dibangun oleh Khalifah Abdul Malik Bin Marwan yang didirikan pada tahun 691 Masehi. Bangunan persegi delapan ini merupakan bangunan yang paling bagus dan berada di jantung Masjid Al-Aqsa. Desain interior masjid ini sangat beragam dan memiliki pesona yang indah. Peninggalan kaligrafi bergaya mozaik peninggalan Umawiyyah yang sarat akan nilai tauhid, risalah langit, cerita Al-Masih serta cerita kenabian Muhammad. Kubah Shakrah menjadi bangunan utama dalam Masjid Al – Aqsa yang kerap menadi lambang yang mewakili keseluruhan kompleks tersebut.

  1. Mushala Al – Marwani

Mushala Al – Marwani pada mulanya  disebut sebagaiTaswiyah Syarqiyah yang artinya Pemerataan Tanah Bagian Timur. Hal yang melatarbelakangi sebutan itu ialah karena memang ketika di bangun pada masa Dinasti Umawiyah tujuannya ialah  agar sisi selatan dan utara Masjid al-Aqsa sama rata. Mushala Al – Marwani ditaksir ini memiliki luas lebih dari 4.000 m persegi. Pada masa dikuasai tentara salib, Mushala Al – Marwani dijadikan sebagai kandang kuda hingga Shalahuddin Al-Ayyubi membebaskan Masjid al-Aqsa. Beliau mengembalikan Mushala ini ke fungsi asalnya sebagai tempat pemerataan sisi utara dan selatan masjid serta sebagai tempat penyimpanan. Hingga Zionis menjajah kawasan masjid al-Aqsa. Pada akhir tahun 1995 M tersebarlah dokumen rahasia yang berisi pembagian Masjid Al-Aqsa oleh penjajah Zionis. WIlayah kaum Muslim yang berada di atas tanah, sedangkan di bawah tanah Masjid Al-Aqsa di akui oleh kaum Yahudi. Pembagian ini bertujuan untuk mengambil alih posisi mushala Al-Marwani  agar dimiliki oleh kaum Yahudi.

Di awal tahun 1990 an Syekh Raed Salah seorang Aktivitas Politik dan Dakwah di Palestina, meresmikan reformasi dan renovasi mushala Marwani dan membuat pintu gerbang besar, meneranginya dengan lampu, membuat toilet, membuat majlis-majlis terutama majlis Selasa yang kini dihadiri oleh 5 ribu muslim setiap pekan di masjid Al-Aqsa. Syekh mengumpulkan bantuan untuk proyek ini. Israel marah dan menyebarkan isu di media-media mereka bahwa umat Islam membuat masjid rahasia di bawah masjid Al-Aqsa dan meminta agar mengeluarkan perintah pengadilan agar menghentikan renovasi yang dilakukan. Namun Syekh terus melakukan renovasi karena pekerjaan itu adalah justru menjaga masjid Al-Aqsa yang terancam rubuh karena penggalian Israel di bawahnya. Zionis Israel mengancam akan menghentikan saluran air ke masjid Al-Aqsa dan ancaman itu  benar-benar dilakukan. Israel menghalangi truk-truk besar yang membawa bahan bangunan untuk renovasi Mushala Marwani. Namun Lembaga Al-Aqsa tetap berhasil menyelesaikan pekerjaan terbesar dan meresmikannya pada Desember 1999.

  1. Masjid Al – Buraq

Masjid al-Buraq merupakan sebuah masjid yang terletak di sebelah barat daya Masjid Al-aqsa dan berada di bawah pintu Al-Magharibah yakni Al Haram Asy-Sharif di Kota Tua Yerusalem.  Dinamakan Al-Buraq karena diyakini tempat ini merupakan tempat Nabi Muhammad meletakkan kendaraannya pada peristiwa Isra’ Mi’raj, yaitu Buraq. Masjid Al – Buraq ini berada di ujung selatan Tembok Barat dan telah ditutup selama berabad-abad. Bangungan kecil ini, berada di sudut barat daya kompleks Al-Aqsa yang diyakini sebagai tempat Nabi Muhammad Saw mengikat Buraq yaitu hewan yang di gambarkan Mirip kuda bersayap yang dikendarainya pada saat Malam Kenaikan. Dan sebuah cincin besi menempel di dinding. ditunjukkan kepada pengunjung sebagai tempat Nabi Muhammad mengikat Buraq.

Pentingnya Asuransi Perjalanan Sebelum Berlibur

Tahukah Sahabat Tour Aqsa sekalian bahwa memiliki asuransi sebelum memutuskan untuk berlibur ke luar negeri merupakan hal yang penting. Mengapa? Berikut penjelasannya.

  1. Menanggung Biaya Perawatan Medis

Memiliki asuransi merupakan hal yang penting dipersiapkan sebelum melakukan liburan ke Luar negeri. Pastinya tidak ada orang yang ingin momen liburannya rusak karena tiba-tiba jatuh sakit sehingga harus mendapatkan perawatan medis, termasuk Sahabat Tour Aqsa sekalian. Tapi bukan tidak mungkin hal semacam ini terjadi pada Sahabat Tour Aqsa dan bayangkan bila Sahabat Tour Aqsa terpaksa harus dirawat di rumah sakit negara lain yang biayanya super mahal. Bagaimana cara membayarnya? Asuransi perjalanan ialah jawabannya. Dengan adanya asuransi perjalanan jika hal itu terjadi, maka pihak asuransi akan memberikan biaya pertanggungan terhadap perawatan medis yang dijalani. Jadi Sahabat Tour Aqsa tidak perlu takut tidak punya uang untuk membayar perawatan itu.

  1. Sumbangan Atas Kematian

Tentunya Tak ada orang yang mengetahui kapan dirinya akan meninggal dunia. Jadi ada baiknya jika Sahabat Tour Aqsa mempersiapkan agar apabila tiba – tiba terjadi kecelakaan di perjalanan, kehidupan keluarga Sahabat Tour Aqsa tetap terjamin. Terutama bagi Sahabat Tour Aqsa yang berperan sebagai pencari nafkah utama dalam keluarga. Tentunya kondisi keuangan keluarga akan sangat bergantung pada diri Sahabat Tour Aqsa bukan? Cara untuk mempersiapkannya adalah dengan memiliki asuransi perjalanan. Dengan memiliki asuransi perjalanan, maka ada sejumlah uang pertanggungan yang akan diberikan pihak asuransi kepada keluarga Sahabat Tour Aqsa ketika terjadi kecelakaan dan berakibat sampai meninggal pada saat bepergian. Apabila ini terjadi, setidaknya Sahabat Tour Aqsa tidak perlu lagi terlalu mengkhawatirkan kelangsungan hidup keluarga.

  1. Kompensasi Keterlambatan atau Pembatalan Perjalanan

Pada saat bepergian menggunakan transportasi umum, penundaan atau pembatalan perjalanan tentu bisa terjadi kapan saja. Hal ini tentunya akan merugikan Sahabat Tour Aqsa sebagai pengguna jasa biro perjalanan itu. Nah dengan memiliki asuransi perjalanan, Sahabat Tour Aqsa dapat menerima kompensasi dari pihak asuransi bila hal ini terjadi pada diri Sahabat Tour Aqsa sekalian. Misalkan, Sahabat Tour Aqsa hendak pergi naik pesawat untuk mudik. Akan tetapi mendadak pesawat tidak bisa terbang pada hari itu. Nah, biasanya Sahabat Tour Aqsa akan menerima kompensasi berupa menginap gratis di hotel yang bekerja sama dengan maskapai penerbangan tersebut. Bentuk kompensasi yang diberikan berbeda-beda tergantung pada peraturan dari perusahaan asuransinya. Bila Sahabat Tour Aqsa mengalami kerugian karena hal ini, jangan ragu untuk mengajukan klaim ya.

  1. Menanggung Kerugian Akibat Kerusakan dan Bencana

Kerugian merupakan salah satu masalah  yang cukup sering terjadi dan bahkan Sahabat Tour Aqsa juga sudah pernah mengalaminya. Apabila bagasi Sahabat Tour Aqsa rusak atau bahkan hilang tentunya akan sangat merugikan dan membuat momen liburan Sahabat Tour Aqsa jadi tidak semenyenangkan yang seharusnya. Tapi tak perlu khawatir, Sahabat Tour Aqsa bisa mendapatkan ganti rugi jika memiliki asuransi perjalanan. Jadi apabila Sahabat Tour Aqsa mengalami hal ini, segera ajukan klaim dan dapatkan kompensasinya.Selain itu, pada saat terjadi bencana alam sangat mungkin untuk terjadi kapan saja. Hal ini tentunya akan membawa kerugian pada Sahabat Tour Aqsa baik dalam bentuk kerugian fisik, mental, dan finansial. Jika Sahabat Tour Aqsa memiliki asuransi perjalanan, maka segala kerugian tersebut akan ditanggungkan kepada pihak asuransi, sehingga Sahabat Tour Aqsa dapat merasa lebih aman pada saat bepergian.

Demikianlah informasi sekilas terkait Al – Aqsa bagi Sahabat Tour Aqsa yang hendak menyiapkan Travel Tour Aqsa 2022. Travel Tour Aqsa ini Tepat sekali bagi Sahabat Tour Aqsa yang ingin berlibur dengan suasana yang berbeda dan bermakna. Karena dengan berlibur ke Al – Aqsa, banyak sekali hal yang akan dipahami oleh Sahabat Tour Aqsa Sekalian. Tak hanya keindahan destinasi wisatanya saja, melainkan nilai histori yang melekat. Semoga informasi ini bermanfaat untuk membantu Sahabat Tour Aqsa yang hendak berencana untuk berlibur ke Al – Aqsa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *