Tour Mesir Aqsa

Tour Mesir Aqsa

Tour Mesir Aqsa

Mesir menjadi salah satu negara penting dalam sejarah Islam di dunia dan merupakan negara dengan mayoritas muslim terbesar di Afrika. Negara dengan nama resmi Republik Arab Mesir ini terletak di pesisir utara benua Afrika dan berbatasan langsung dengan benua Asia. Selain Kairo sebagai ibu kota negara ini,  Alexandria juga menjadi salah satu kota bersejarah bagi umat muslim di negara yang terkenal dengan piramida-nya ini. Bagi sahabat Tour Aqsa yang ingin melakukan tour Mesir Aqsa, jangan sampai sahabat Tour Aqsa melewatkan pesona kota terbesar kedua di Mesir ini. Sahabat Tour Aqsa dapat menggunakan jasa perjalanan Tour Aqsa sembari meluangkan waktu untuk menikmati keindahan yang disajikan oleh negara padang pasir ini. Berikut ini fakta-fakta tentang kota Alexandria atau Iskandariyah yang akan sahabat Tour Aqsa temukan saat melakukan tour Mesir Aqsa :

tour aqsa jakarta
tour aqsa jakarta
  1. Dibangung Masa Pemerintahan Alexander Agung

Catatan sejarah menunjukan bahwa kota di pesisir utara Mesir dan menghadap ke laut Mediterania ini dibangun pada tahun 332 SM ketika Alexander Agung menjabat sebagai Kaisar Makedonia. Kota ini dibangun oleh para arsitektur dan seniman Yunani, dan hingga saat ini sahabat Tour Aqsa masih dapat menemukan berbagai bangunan dengan nuansa Yunani kuno di seluruh bagian kota ini. Selain pernah menjadi pusat pemerintahan Romawi di Mesir, dalam perjalanannya kota Alexandria juga pernah menjadi Ibukota Mesir pada jaman pemerintahan sistem kerajaan Awalliyah. Setelah Mesir beralih ke sistem republik, ibukota negara ini berpindah ke Kairo.

  1. Masjid Al-Abbas Al-Mursi

Jika sahabat Tour Aqsa yang melakukan Tour Aqsa ingin melihat kemegahan masjid dengan arsitektur unik dan luar biasa, jangan lewatkan masjid yang satu ini. Masjid Al-Abbas Al-Mursi merupakan sebuah masjid indah yang bisa sahabat Tour Aqsa temukan di kota Alexandria. Masjid ini dibangun untuk menghormati Syekh Abu al-Abbas al-Mursi pada tahun 1775. Syekh Abu al-Abbas al-Mursi merupakan seorang ulama dari Andalusia yang dimakamkan di lokasi masjid ini.

tour muslim halal ke aqsa
tour muslim halal ke aqsa

Masjid Al-Abbas Al-Mursi dibangun dengan arsitektur yang luar biasa indah. Sebuah menara menjulang tinggi disandingkan dengan empat kubah masjid yang mengagumkan. Masjid ini memiliki gaya arsitektur khas dinasti Islam Mamluk yang kental dengan pengulangan geometri pada berbagai bagiannya. Hampir seluruh bagian masjid ini dipenuhi oleh ukiran-ukiran yang sangat mengagumkan.

  1. Masjid Attarine

Masjid Attarine merupakan salah satu bangunan keagamaan yang dibangun pada saat Kekaisaran Bizantium berkuasa di Mesir, sekitar tahun 337 masehi. Pada masa itu, bangunan asli dari Masjid Attarine merupakan sebuah gereja bernama Gereja St. Athanasius, seorang santo yang berasal dari Alexandria.  Pada tahun 641 ketika pasukan Khilafah menguasai Alexandria, bangunan ini mengalami pengalihan fungsi dan di renovasi sebagai masjid. Masjid yang saat ini berdiri merupakan bangunan yang telah berkali-kali direnovasi karena kerusakan yang ditimbulkan oleh berbagai peperangan. Bagian dalam masjid ini terdiri dari dua lantai untuk memisahkan jamaah laki-laki dan perempuan ketika pelaksanaan ibadah. Bagian dalam masjid ini menampilkan keindahan interior yang tidak akan sahabat Tour Aqsa lupakan. Ukiran-ukiran geometris berbentuk bunga di bagian kubah masjid ini menjadi salah satu ciri khas dari masjid Attarine ini.

  1. Qaitbay

Benteng Qaitbay merupakan sebuah bangunan yang dibangun pada masa dinasti Mamluk. Benteng ini dibangun pada tahun 1423 M pada masa pemerintahan Sultan Al Ashraf An Nashr Syaufudin Qaitbay. Benteng megah berwarna putih-krem yang berdiri di tepi laut Mediterania ini dulunya ditujukan untuk melindungi Alexandria dari serangan pasukan Mongol sekitar abad ke-13.

wisata muslim aqsa
wisata muslim aqsa

Saat ini benteng Qaitbay menjadi salah satu tempat wisata yang sangat populer karena keindahan arsitekur serta dipadu pemandangan laut Mediteriania yang tenang. Di dalam benteng sahabat Tour Aqsa bisa berjalan-jalan menyusuri lorong-lorong putih yang indah dan masih tampak kokoh. Ada pula meriam-meriam yang merupakan peninggalan pada masa peperangan dahulu. Banyak lokasi di dalam benteng yang cocok untuk sahabat Tour Aqsa berburu foto.

  1. Taman Muntazah

Bagi sahabat Tour Aqsa yang melakukan perjalanan tour Mesir Aqsa, Taman Muntazah adalah salah satu lokasi bersantai yang tidak boleh dilewatkan.Taman Muntazah merupakan sebuah sebuah taman yang dibangun untuk menambah keindahan dari Istana Muntazah. Istana ini sendiri dibangun pada  1932 pada masa pemerintahan Raja Fuad I. Taman seluar 61 hektar ini menawarkan pemandangan yang menyejukan dan menenangkan. Sahabat Tour Aqsa bisa menyaksikan deretan pohon kurma yang berjajar rapi di sepanjang bagian taman. Dahulu taman ini sering dijadikan lokasi untuk jamuan tamu-tamu kenegaraan. Saat ini taman Muntazah dibuka untuk umum sehingga sahabat Tour Aqsa juga bisa menikmati keindahan taman ini.

  1. Perpustakaan Tertua di Dunia

Perpustakaan yang dibangun pada tahun 323 SM pada masa pemerintahan raja Ptolemy I ini menjadi perpustakaan tertua di dunia. Di sinilah sejumlah pemikir-pemikir masa lalu berkembang seperti Euclides. Erathostenes, dan Archimedes. Pada masa itu, perpustakaan Alexandria dikenal memiliki koleksi buku hingga 442 ribu buku dan 90 ribu catatan yang tidak dijilid. Kala itu Mesir menjadi salah satu lokasi persinggahan kapal-kapal perdagangan dunia, tentara Mesir akan menggeledah kapal-kapal tersebut dan menyita buku-buku yang mereka temukan di dalam kapal. Buku-buku tersebut kemudian akan disalin oleh petugas perpustakaan. Buku asli akan disita dan diletakan di perpustakaan Alexandria, sementara salinannya dikembalikan pada pemiliknya.

Sejumlah kejadian besar diduga penyebab rusaknya bangunan dan koleksi perpustakaan antara lain saat Julius Cesar memerintahkan pasukannya membakar perpustakaan pada tahun 48 SM, Serangan bangsa Aurelian pada abad 3 SM, dan kerusuhan tahun 300 M. Kejadian-kejadian ini membuat fungsi dan kinerja perpustakaan Alexandria terhenti. Pada tahun 1990-an, kerjasama UNESCO dengan pemerintah Mesir mulai membangung kembali perpustakaan ini, hingga diresmikan pada 17 Oktober 2002. Saat ini sahabat Tour Aqsa yang melakukan perjalanan travel tour Aqsa bisa mengunjungi perpustakaan yang luar biasa megah dan besar dengan koleksinya yang baru mencapai 250 ribu buku ini.

tour aqsa jordan mesir di jakarta
tour aqsa jordan mesir di jakarta
  1. Wisata Kuliner

Saat sahabat Tour Aqsa berwisata ke luar negeri, kuliner tentu menjadi salah satu hal yang tidak boleh sahabat Tour Aqsa lewaktan. Kekhasan citarasa lokal dari daerah yang sahabat Tour Aqsa kunjungi tentu menjadi daya tarik yang akan membuat perjalanan travel tour Aqsa sahabat Tour Aqsa menjadi semakin mengesankan.  Salah satu pusat kuliner di Alexandria yang tidak boleh sahabat Tour Aqsa lewatkan adalah Gamal Abdul Nasser. Di kawasan ini sahabat Tour Aqsa bisa menemukan berbagai macam jenis makanan mulai dari kuliner Timur Tengah, masakan Eropa, hingga masakan Asia yang dijajakan  pada restoran-restoran hingga stand-stand street food yang menggoda.

Makanan khas Timur Tengah seperti Sawarna dan Kebab akan banyak sahabat Tour Aqsa temukan di sini. Jangan lewatkan pula Falafel sandwich, yang merupakan salah satu makanan tradisional Mesir yang harus sahabat Tour Aqsa coba. Di daerah ini jika sahabat Tour Aqsa tidak ingin makan makanan berat, dan ingin sekadar bersantai menikmati suasana beberapa cafe bisa menjadi pilihan sahabat Tour Aqsa menghabiskan waktu sembari minum kopi atau teh dan camilan ringan. Sore hari di kawasan ini menawarkan keramaian yang menyenangkan bagi sahabat Tour Aqsa dengan pemandangan sekitar tepi pantai.

tour halal ke aqsa jakarta
tour halal ke aqsa jakarta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *