Tour Masjidil Aqsa 2022

Tour Masjidil Aqsa 2022

Memandang sekilas tentang istimewanya Al – Aqsa memang tak ada habisnya. Di Al – Aqsa inilah Sahabat Tour Aqsa dapat menemui banyak sekali hal – hal yang membuat mata Sahabat Tour Aqsa terbuka lebar. Tak hanya sekedar kisah bersejarah saja yang akan Sahabat Tour Aqsa dapatkan, namun lebih dari itu. Saat berada di Al – Aqsa dan mengunjungi kawasan Masjidil Aqsa, Sahabat Tour Aqsa dapat membayangkan betapa luar biasanya tokoh – tokoh terdahulu yang rela berjuang bahkan rela mengorbankan nyawanya hanya untuk melindungi kawasan Al – Aqsa ini. Memang sudah sepantasnya tanah Aqsa ini diistimewakan. Sebab, Allah Swt pun pernah menyebutkan dalam firmannya bahwa Al – Aqsa ini menjadi salah satu kawasan suci nan istimewa selepas Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi yang berada di Madinah. Karena itulah, berkunjung ke Masjidil Aqsa menjadi salah satu kunjungan yang dianjurkan bagi Sahabat Tour Aqsa yang ingin menikmati wisata religi. Karena dengan berkunjung ke Al – Aqsa ini Sahabat Tour Aqsa akan mendapatkan pengalaman serta kenangan dengan hal – hal baru yang istimewa yang sebelumnya belum pernah Sahabat Tour Aqsa rasakan. Apabila Sahabat Tour Aqsa berkeinginan untuk berlibur ke Al – Aqsa, Sahabat Tour Aqsa dapat segera mendaftar Tour Aqsa 2022 di Satutours Travel dengan memilih Paket Tour Aqsa 2022 atau paket Tour Aqsa Jordan mesir 2022. Untuk informasi lebih lengkap seputar Tour Masjidil Aqsa 2022, yuk simak informasi berikut ini.

Menjelajahi Bangunan dan Sejarah Kawasan Masjidil Aqsa

Saat Sahabat Tour Aqsa hendak menuju ke Masjidil Aqsa, Sahabat Tour Aqsa akan memasuki lorong – lorong serta koridor yang di Kota tua Yerusalem. Perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui bahwa kawasan Masjidil Aqsa ini juga disebut sebagai Haram Asy – Syarif atau yang berarti Tanah Suci yag mulia. Lalu ada pula yang menyebutnya dengan Al – Haram Al – Qudsi Asy – Syarif atau yang berarti Tanah Suci Yerusalem yang mulia. Di kawasan Masjidil Aqsa ini dikelilingi tembok batu alam yang di kawasannya terdiri dari beberapa bangunan antara lain Masjid Al – Qibli, Masjid Ash – Shakhrah dan bangunan lainnya. Karena itulah, apabila ada yang bertanya terkait manakah Masjid Al – Aqsa? Maka jawabannya Masjidil Aqsa itu merupakan kompleks kawasannya, sedangkan bangunan seperti masjid Al – Qibli dan bangunan lainnya itu berada di dalam kompleks Masjidil Aqsa tersebut. Sahabat Tour Aqsa tak perlu bingung perihal penamaannya. Karena wilayah Kota Yerusalem dalam sejarahnya memiliki banyak nama. Diketahui bahwa penamaan kota suci tersebut bergantung pada otoritas siapa yang sedang berkuasa pada zamannya. Misalnya pada bangsa Kan’an yang pada tahun 3.000 SM memberinya nama “Ursalim” yang artinya Kota Tuhan yang Damai. Kemudian dalam bahasa Ibrani penyebutannya menjadi “Yerusalem” yang artinya rumah suci. Lalu pada masa otoritas yunani namanya diubah lagi menjadi “Elia” yang artinya “Baitullah”. Ketika Khalifah Umar bin Khattab memasuki wilayah Yerusalem pada tahun 636 M selepas tentara islam memenangkan pertempuran dibawah kepemimpinan Abu Ubaidah bin al – Jarrah, nama Kota Elia diubah menjadi kota Al – Quds.

Ketika Sahabat Tour Aqsa berada di wilayah kota tua Yerusalem dan melalui gerbang rantai, maka Sahabat Tour Aqsa akan melihat personel militer israel yang selalu menjaga gerbang rantai ini. Saat Sahabat Tour Aqsa keluar dari pintu besi berwarna hijau ini pandangan Sahabat Tour Aqsa akan langsung menatap anak tangga batu yang cukup panjang. Dari sisi bawah gerbang rantai ini Sahabat Tour Aqsa sudah dapat melihat kubah Masjid Ash – Shakrah atau yang sering disebut dengan Dome of The Rock yang berada di sebelah kiri pandangan serta terdapat pula kubah berwarna abu – abu tua kebiruan yakni Masjid Al – Qibli yang berada di sisi kanan. Apabila Sahabat Tour Aqsa hendak berwudhu di kawasan Masjidil Aqsa hendaknya Sahabat Tour Aqsa tak perlu kebingungan. Karena di halaman depan Masjid Al – Qibli terdapat tempat wudhu. Akan tetapi lokasi tempat wudhunya terbuka dan agak sedikit ke bawah. Sehingga Sahabat Tour Aqsa harus menuruni tiga anak tangga terlebih dahulu. Diketahui bahwa terdapat belasan tempat duduk dari batu marmer berbentuk kotak dengan bentuk satu baris memanjang rapi. Kemudian di dinding tempat wudhu terpasang pipa air dari besi. Terdapat pula pijakan kaki yang terbuat dari besi serta kran airnyya yang berwarna ungu perunggu dengan tuas putar kran airnya yang cantik nan antik. Perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui bahwa sebenarnya tempat wudhu ini hanya digunakan oleh jemaah pria saja. Alasannya karena memang berada di tempat yang terbuka. Sedangkan jamaah wanita berwudhu di dekat gerbang dekat pintu keluar dari koridor – koridor ataupun lorong.

Jarak lokasi berwudhu yang cukup jauh bagi jamaah wanita dengan Masjidil Aqsa ini harus menjadi perhatian bagi peziarah (khususnya yang wanita). Perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui bahwa lokasi berwudhu untuk wanita ini bersebelaha dengan air mancur (Al Kas). Menurut informasi, Air mancur ini terdapat persis di tengah – tengah halaman lapang antara Dome of The Rock dengan Masjid Al – Qibli. Sahabat Tour Aqsa dapat menandainya dengan mudah yakni di sekeliling air mancur dipasangi pagar rangka besi yang berwarna hijau yang bentuknya bundar melingkar. Akan tetapi sayangnya air mancurnya kini sudah tak dihidupkan lagi. Padahal apabila airnya sedang mancur, maka air tampungannya dapat dimanfaatkan untuk berwudhu dengan posisi duduk di atas kursi batu kotak dengan sandaran pinggang juga dari batu. Terdapat 20 jumlah kran dan melingkar di dinding bawah sisi luar pagar besi hijau tadi. Diketahui bahwa bentuk tempat wudhu ini persis seperti theater zaman dulu dengan empat undakan tangga melingkar. Air mancurnya tak dihidupkan saja sudah bagus banget dengan latar belakang kubah keemasan Dome of The Rock. Ada informasi yang perlu Sahabat Tour Aqsa tahu bahwa air mancur Al Kas ini dibangun pada saat era khilafah Abbasiyah. Akan tetapi penyelesaian pembangunannya dilakukan pada saat pemerintahan khilafah Ayyubiyah yakni pada masa Abu Bakar ibn Ayub. Travel Tour Aqsa

Inilah Tips Menyusun Rencana Berlibur

Tampaknya Sahabat Tour Aqsa mengerti bahwa sesuatu yang direncanakan dengan matang pasti akan terlaksana dengan maksimal. Hal ini juga berlaku pada saat Sahabat Tour Aqsa hendak berencana untuk pergi berlibur. Saat Sahabat Tour Aqsa berencana untuk pergi berlibur, hendaknya Sahabat Tour Aqsa menyusun rencana liburan terlebih dahulu. Tentunya hal ini bertujuan agar liburan yang Sahabat Tour Aqsa jalani nantinya akan berlangsung dengan lancar, nyaman dan menyenangkan. Agar liburan Sahabat Tour Aqsa berjalan sesuai dengan keinginan, yuk mulai sekarang coba rencanakan. Apa saja yang perlu Sahabat Tour Aqsa lakukan? Berikut lebih jelasnya.

  1. Cobalah Survei Online Lokasi Berliburmu

Ketika Sahabat Tour Aqsa berencana untuk melakukan liburan disela waktu yang Sahabat Tour Aqsa miliki, Sahabat Tour Aqsa dapat terlebih dahulu untuk melakukan survei secara online terkait lokasi berlibur yang akan Sahabat Tour Aqsa kunjungi. Tentunya survei online ini dapat Sahabat Tour Aqsa lakukan dengan cara mencari segala informasi terkait destinasi berlibur yang hendak dituju di media online. Perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui bahwa hal ini pastinya bertujuan untuk memastikan bahwa lokasi yang hendak Sahabat Tour Aqsa ingin datangi itu cocok dengan ekspektasi Sahabat Tour Aqsa. Survei tersebut dapat Sahabat Tour Aqsa lakukan melalui internet, buku – buku wisata ataupun brosur dari agen travel. Selain itu, dengan melakukan survei Sahabat Tour Aqsa dapat memiliki gambaran terkait biaya yang dibutuhkan untuk berlibur ke tempat yang Sahabat Tour Aqsa tuju. 

  1. Pesanlah Tiket Atau Paket Wisata Dari Jauh Hari

Ketika Sahabat Tour Aqsa sudah melakukan survei dan menentukan tempat tujuan untuk berlibur, amka kini Sahabat Tour Aqsa hendaknya sudah mulai memesan tiket transportasi hingga tempat penginapan. Perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui bahwa biasanya jika pemesanan dilakukan dari lama sebelum hari H, maka Sahabat Tour Aqsa akan mendapatkan harga spesial yang lebih murah atau Sahabat Tour Aqsa dapat mendapatkan penawaran – penawaran menarik lainnya selama Sahabat Tour Aqsa berlibur. Asik sekali kan..

  1. Sebaiknya Menghindari High Season

Tak bisa dipungkiri bahwa saat high season berbagai destinasi wisata tujuan pastinya penuh dan padat pengunjung. Bagi Sahabat Tour Aqsa yang ingin menikmati waktu berlibur dengan santai tentunya tak tepat apabila memilih pergi berlibur saat high season ini. Karena perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui bahwa kebanyakan tempat wisata, harga pada saat musim liburan atau high season akan lebih mahal dibandingkan pada saat musim biasa atau low season. Sebab itulah, Sahabat Tour Aqsa akan dapat lebih menikmati dan tentunya lebih berhemat apabila Sahabat Tour Aqsa pergi sebelum atau setelah musim liburan. Selain itu, Sahabat Tour Aqsa dapat lebih leluasa jika pergi bukan di musim liburan, karena tentunya lebih sepi. Sehingga, Sahabat Tour Aqsa dapat lebih menikmati liburan yang Sahabat Tour Aqsa jalani.

  1. Prioritaskan Kenyamanan daripada Kemewahan

Hendaknya Sahabat Tour Aqsa tak berekspetasi terlalu berlebihan terkait liburan yang mewah apabila Sahabat Tour Aqsa ingin liburan dengan hemat. Akan tetapi, jangan sampai karena Sahabat Tour Aqsa berhemat malah berimbas liburan yang dijalani menjadi tak nyaman. Sebaiknya Sahabat Tour Aqsa memprioritaskan kenyamanan Sahabat Tour Aqsa, hal ini meliputi transportasi, penginapan dan bahkan pemilihan jasa travel. Asalkan nyaman, semua pasti akan senang. Dan pastinya akan lebih menyenangkan lagi apabila Sahabat Tour Aqsa dapat liburan dengan nyaman, mewah, tapi murah. Hal ini memungkinkan, akan tetapi masih jarang yang seperti ini.

  1. Bawalah Uang Tunai

Perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui bahwa hendaknya Sahabat Tour Aqsa selalu membawa uang tunai selama Sahabat Tour Aqsa berlibur. Hal ini tentunya bukan dipakai untuk berfoya – foya. Akan tetapi dengan membawa uang tunai, Sahabat Tour Aqsa akan lebih dapat mengatur pengeluaran Sahabat Tour Aqsa selama liburan. Dengan membawa uang tunai, Sahabat Tour Aqsa juga dapat melihat langsung berapa uang yang tersisa, sehingga Sahabat Tour Aqsa dapat berpikir lebih dalam sebelum mengeluarkan uang. Apabila Sahabat Tour Aqsa takut kecopetan, bawalah uang secukupnya saja, Akan tetapi tetaplah bawa debit dan kartu kredit Visa atau MasterCard. Hal ini bertujuan untuk membantu Sahabat Tour Aqsa saat membutuhkan uang mendadak.

  1. Hendaknya Mencatat Seluruh Pengeluaran Selama Liburan

Sebisa mungkin Sahabat Tour Aqsa jangan sampai terlewat untuk selalu mencatat setiap pengeluaran yang Sahabat Tour Aqsa lakukan walaupun itu sekecil apapun. Karena hal ini akan membantu Sahabat Tour Aqsa dalam mengatur dan mengetahui kemana saja uang Sahabat Tour Aqsa mengalir. Dengan mengetahui itu semua, Sahabat Tour Aqsa dapat menekan kemungkinan untuk boros serta berfoya – foya yang membuat liburan menjadi mahal. 

  1. Tak Berlebihan Saat Berbelanja Oleh – Oleh

Tak bisa dipungkiri bahwa berbelanja seringkali menjadi sumber pengeluaran terbesar Sahabat Tour Aqsa saat liburan. Saat pergi ke tempat berlibur, tentu membeli buah tangan dan beberapa barang menjadi hal yang tak terlewatkan bagi Sahabat Tour Aqsa. Sisi baiknya memang dapat menjadi kenangan saat Sahabat Tour Aqsa pernah berkunjung ke tempat tersebut. Akan tetapi hendaknya jangan jadikan belanja sebagai prioritas utama Sahabat Tour Aqsa apabila Sahabat Tour Aqsa tak ingin kehabisan uang di hari – hari liburan selanjutnya. Selain itu, hendaknya Sahabat Tour Aqsa mencari tempat berbelanja yang murah tapi bagus. Biasanya berbelanja di pasar tradisional akan lebih murah dan beragam daripada toko cinderamata. Sahabat Tour Aqsa lah yang memiliki kendali penuh atas keuangan Sahabat Tour Aqsa sendiri, karena itulah liburan mau hemat atau tidak juga tergantung pada Sahabat Tour Aqsa sebagai pengendali keuanganmu sendiri.

Menilik Masthabah di Masjid Al Qibli

Tahukah Sahabat Tour Aqsa bahwa di halaman luar Masjid Al – Qibli terdapat Masthabah yang artinya teras. Teras ini merupakan tempat datar yang tingginya kurang dari satu meter dari permukaan tanah. Pada umumnya Masthabah ini dibangun dari batu melandai dan untuk menaikinya perlu dua sampai tingga anak tangga. Fungsi Masthabah ini berguna untuk duduk – duduk, belajar dan mengajar. Masthabah yang berada di kawasan Masjidil Aqsa ini cukup terlindung dari terik matahari karena adanya pepohonan yang rimbun yang sudah meninggi. Sebab itulah, sudah pasti terasa sejuk saat musim panas dan berada di Masthabah ini. Diketahui bahwa Masthabah ini dibangun pada periode Umayyah, Mamluk serta Utsmani. Kini, terdapat 38 masthabah yang tersebar di sekitar masjid. Banyaknya jumlah masthabah ini tak mungkin dapat Sahabat Tour Aqsa ingat hanya dalam waktu sejenak selama kunjungan yang singkat di Kawasan Masjidil Aqsa. Akan tetapi, sejumlah teras itu sebutlah misalnya Masthabah Al – Bashiri yang berada di antara dua saluran air al – Bashiri dan Syekh Budair di halaman barat Masjidil Aqsa stau di sebelah timur Gerbang An – Nazir. Menurut sejarah, masthabah ini didirikan oleh Az – Zahir Baibars pada tahun 658 H/1260 M oleh Amir aud Alauddin al – Bashir yang menjadi pengawas Masjidil Aqsa. Sebab itulah, nama masthabah ini dikaitkan dengannya. Terdapat beberapa Masthabah yang berada di kawasan Masjidil Aqsa, antara lain :

  1. Masthabah Az – Zahir

Salah satu Masthabah yang berada di kawasan Masjidil Aqsa ialah Masthabah Az – Zahir. Masthabah Az – Zahir ini berada di sudut barat laut halaman Masjidil Aqsa. Perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui bahwa Masthabah Az – Zahit ini dibangun oleh Amir Balwi al – Zahiri pada periode Mamluk pada 795 H/1392 M. Diketahui bahwa masthabah ini memiliki bentuk persegi panjang serta sejajar dengan arah kiblat. Kemudian, di tepi selatan tengah masthabah terdapat mihrab dengan dua rongga lengkung setengah lingkaran. Lalu, di bagian atas mihrab terdapat dekorasi modern serta di bawahnya terdapat beberapa lengkungan yang berbentuk setengah lingkaran.

  1. Masthabah al – Ka

Ada masthabah yang dapat Sahabat Tour Aqsa kunjungi, salah satunya Masthabah Al – Ka. Masthabah Al – Ka ini berada di halaman sebelah selatan Masjidil Aqsa yang tepatnya di saluran air Ka sebelah kiri. Letak spesifiknya berada di alun – alun bagian depan Masjid Al – Qibli. Perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui bahwa masthabah Al – ka ini dibangun pada masa kesultanan Ottoman. Diketahui bahwa Masthabah ini bentuknya persegi panjang dan ortogonal dengan arah kiblat.

  1. Masthabah Qaitbay Sabil

Teras atau yang disebut dengan Masthabah yag berada di kawasan Masjidil Aqsa, salah satunya ialah Masthabah Qaitbay Sabil. Tahukah Sahabat Tour Aqsa bahwa Masthabah Qaitbay Sabil ini berada di sisi barat halaman Masjidil Aqsa dan tenggara Gerbang Al – Mitharah. Kemudian di bagian atasnya terdapat pula saluran air Qaitbay. Selepas dalam periode Mamluk pada tahun 860 H/1455 M selama Al – Malik al – Ashraf Saifuddin Inal. Perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui bahwa teras ini berbentuk persegi panjang sejajar dengan arah kiblat. Mihrabnya berbentuk melengkung, Lalu di atasnya terdapat beberapa stalaktit yang ada di tepinya. Mihrab sedikit di sebelah kiri tembok selatan, bukan di tengah masthabah.

Sebenarnya masih banyak lagi masthabah lainnya di kawasan Masjidil Aqsa. Terkait Masthabah di masjidil Aqsa, Karena Armstrong dalam bukunya Yerusalem : Satu Kota, Tiga Agama yang isinya :  “Sejak Kubah Batu (Dome of The Rock) selesai dibangun pada 691 M, kawasan Haram menampilkan citraan kuat tentang pendakian spiritual yang arketipal. Kalangan Sufi sangat terpikat oleh baitul maqdis. Pada sekitar masa Masjid Al-Aqsha dipugar, mistikus perempuan terkenal Rabi’ah Al-Adawiyyah wafat di kota itu dan dimakamkan tidak jauh dari Kubah, di Bukit Zaitun. Abu Ishaq Ibrahim bin Adham, salah seorang tokoh peletak dasar Sufisme, juga datang jauh-jauh dari Khurasan untuk tinggal di Yerusalem. Para Sufi mengajarkan kepada umat Muslim untuk menjelajahi dimensi batin spiritualitas Islam; motif kepulangan ke Kemanunggalan asali amat penting bagi pemahaman mereka tentang perjalanan mistik. Isra dan mi’raj Muhammad menjadi paradigma pengalaman spiritual mereka sendiri …”

Tak hanya itu, Karen Armstrong juga mengulas pemanfaatan masthabah dalam kutipan bukunya yang berisi: “Para Sufi mulai berkumpul di sekitar kawasan Haram; sebagian bahkan bermukim di teras-teras bertiang di sekitar batas-batas pelataran, sehingga mereka dapat merenungi simbolisme Kubah dan Batu yang menjadi tempat keberangkatan Muhammad naik ke langit. Kehadiran mereka barangkali membawa pengaruh positif di Yerusalem, karena para Sufi memiliki apresiasi yang baik terhadap keimanan umat lain …” (hal. 364). Sahabat Tour Aqsa dapat tergambarkan bagaimana kehidupan para Sufi saat itu yang keadaannya kontras sekali dengan masa kini. Hal ini terlihat dari jam buka Kawasan Masjidil Aqsa yang diatur oleh israel. Selepas shalat Isya, seluruh kegiatan dihentikan. Akses gerbang serta koridor keluar – masuk ke Kawasan Masjidil Aqsa pun ditutup dan akan dibuka kembali pada saat menjelang shalat subuh.

Demikianlah informasi seputar Tour Masjidil Aqsa 2022 yang dapat menjadi referensi liburan Sahabat Tour Aqsa sekalian. Semoga informasi ini membantu Sahabat Tour Aqsa sekalian yang ingin berlibur dengan Tour Aqsa. Semoga bermanfaat! Tour Aqsa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *