Tour Aqsa Jordan Mesir 2022 Jakarta

Tour Aqsa Jordan Mesir 2022 Jakarta

Tampaknya Sahabat Tour Aqsa pun juga sepakat perihal anggapan kebanyakan orang bahwa berlibur merupakan salah satu hal yang dapat menampik rasa suntuk di keseharian. Pasalnya dengan berlibur, Sahabat Tour Aqsa dapat menikmati suasana baru yakni suasana yang tak dirasakan di keseharian. Tentunya, hal tersebut sangat berdampak bagi psikologis seseorang bukan? Karena itulah, selepas berlibur pastinya akan berada dalam kondisi yang lebih baik dari sebelumnya. Mungkin yang awalnya merasa suntuk, jenuh dan tak produktif, pasca melakukan liburan malah justru sebaliknya. Inilah salah satu keperluan berlibur yakni guna menghibur diri yang Lelah dengan segala rutinitas yang ditemui. Sebisa mungkin Sahabat Tour Aqsa jangan sampai lupa untuk menghibur diri dengan cara berlibur yaa. Apabila Sahabat Tour Aqsa berencana untuk berlibur ke Luar Negeri, Sahabat Tour Aqsa dapat mendaftar Tour Aqsa. Dengan Sahabat Tour Aqsa mendafftar paket Tour Aqsa 2021, maka Sahabat Tour Aqsa akan diajak untuk berkeliling dari Aqsa, Jordan hingga Mesir. Bagi Sahabt Tour Aqsa yang ingin mengetahui informasi seputar Tour Aqsa Jakarta dan informasi lebih lengkap seputar Tour Aqsa Jordan Mesir 2022 Jakarta, yuk simak informasi dibawah ini.

Rekomendasi Oleh – Oleh Khas Aqsa

  1. Pernak Pernik Souvenir

Bagi Sahabat Tour Aqsa yang gemar mengoleksi pernak pernik khas suatu daerah, saat berada di Aqsa banyak sekali jenis souvenir yang dapat Sahabat Tour Aqsa beli. Pernak pernik tersebut antara lain hiasan dinding, gantungan kunci, magnet kulkas atau pajangan meja, lukisan dinding, tas, dompet hingga peralatan makan seperti piring dan gelas. Segala pernak – pernik yang dijual di Aqsa tentunya memiliki desain unik yang khas. Hal ini tak heran, sebab setiap destinasi wisata yang bersejarah selalu terdapat pengrajin pernak – pernik yang memiliki desain yang khas daerah setempat. Sahabat Tour Aqsa sekalian dapat membeli oleh – oleh sesuai dengan selera masing – masing. Hendaknya Sahabat Tour Aqsa tak lupa pula untuk membeli dan dibagikan kepada keluarga serta kerabat di Tanah Air.

  1. Manisan Kurma

Oleh – oleh selanjutnya yang dapat dijadikan buah tangan salah satunya ialah manisan kurma. Sahabat Tour Aqsa tentunya memahami bahwa dengan letak daerahnya yang sebagian besar padang pasir, Aqsa ini memang tanahnya banyak yang digunakan untuk menanam buah kurma. Nah, manisan buah kurma inilah salah satunya yang dikenal sebagai buah tangan khas Yerusalem. Harga yang dibandrol tentunya menyesuaikan dengan kualitasnya. Semakin tinggi kualitas manisan kurma, pastinya semakin mahal pula harganya. Bahkan buah khas padang pasir ini memiliki beraneka macam khasiat yang baik bagi tubuh. Beberapa manfaatnya yaitu:

  • Memelihara kesehatan pencernaan dan mengatasi masalah sembelit. Kurma ternyata memiliki serat tidak larut yang dapat membantu membersihkan sistem percernaan. seratnya yang tinggi juga memungkinkan usus besar untuk bekerja dengan tingkat efisiensi tinggi.
  • Kurma juga bermanfaat untuk mengurangi tekanan darah sehingga dapat mengurangi risiko stroke.
  • Kaya akan kandungan magnesium hingga mineral membuat kurma berguna sebagai anti inflamasi.
  1. Cokelat

Apabila Sahabat Tour Aqsa salah satu orang yang gemar mencicipi aneka ragam coklat dari berbagai negara, tentunya tak lengkap rasanya apabila Sahabat Tour Aqsa sekalian tak membawa pulang coklat dari Yerusalem. Produk coklat dengan brand lokal negara ini bisa dengan mudah ditemui di setiap minimarket di Yerusalem. Jadi sempatkan waktu untuk mampir ke toko atau minimarket untuk membeli coklat atau camilan yang hanya ada di sini. Camilan atau coklat lokal ini dapat menjadi pilihan terbaik untuk dibawa ke tanah air. Terlebih jika keluarga di rumah merupakan penggemar coklat atau yang biasa disebut coklat addict. Oleh – oleh seperti ini dapat Sahabat Tour Aqsa bagikan kepada rekan dikantor maupun keluarga yang berada di Tanah Air. Tour Aqsa Jakarta

  1. Ragam Kosmetik Dari Lumpur Laut Mati

Tak salah lagi bahwa oleh – oleh yang satu ini menjadi yang terfavorit bagi para kaum hawa, terlebih bagi mereka yang gemar berbelanja kosmetik. Tahukah Sahabat Tour Aqsa bahwa lumpur Laut Mati memiliki kandungan garam dan mineral yang sangat tinggi. Bahkan lumpur dari Laut Mati ini telah menjadi rahasia kecantikan sejak zaman kuno. Nah, bagi Sahabat Tour Aqsa yang sudah jauh – jauh datang ke Yerusalem tentunya jangan lewatkan untuk membeli produk kecantikan dari lumpur Laut Mati untuk dijadikan oleh – oleh. Salah satu produknya adalah masker lumpur Laut Mati. Masker ini dipercaya dapat meningkatkan elastisitas kulit, mengecilkan pori-pori, hingga mencegah penuaan dini dan menghilangkan jerawat. Tentunya ini sangat cocok sekali teruntuk Sahabat Tour Aqsa sekalian yang hendak merawat kulit secara alami. Karena kosmetik yang terbuat dari lumpur laut mati ini sangat memiliki efek yang baik untuk kulit wajah. Bagaimana? tertarik untuk mencobanya?

Kisah Para Nabi di Bumi Aqsa

Pastinya Sahabat Tour Aqsa mengerti bahwa Al – Aqsa menjadi salah satu kawasan yang menjadi saksi bisu perjalanan para nabi. Di tanah Aqsa inilah banyak sekali cerita yang tersimpan, tak terkecuali bagi para nabi. Nah, siapa saja nabi yang pernah menginjakkan kaki di tanah Aqsa? Berikut lebih jelasnya.

  1. Nabi Yusuf AS

Kisah Nabi Yusuf as di dalam Alquran secara luas dianggap sebagai salah satu surat yang paling indah. Nabi Yusuf lahir di Yerusalem (Alquran) dan merupakan salah satu putra tersayang Nabi Yakub as. Beliau menjadi salah satu pria yang paling dihormati dalam sejarah Islam. “Jubb Yussef” terletak di Galilee, dan dianggap sebagai sumur di mana Nabi Yusuf dilemparkan ke dalamnya oleh saudara-saudara lelaki sang nabi. Beliau diperkirakan menjadi yang terakhir dimakamkan di Masjid Ibrahimi di Hebron, Tepi Barat.

  1. Nabi Ibrahim AS

Nabi Ibrahim as yang dikenal sebagai Bapak dari para Nabi ini mengalami banyak mukjizat dan ujian semasa hidupnya. Hal inilah yang kemudian membawa Nabi Ibrahim lebih dekat kepada Allah swt. Setiap tahun, Muslim di seluruh dunia merayakan Idul Adha, untuk mengingat ketundukan sang nabi Ibrahim pada Allah. Nabi Ibrahim banyak menghabiskan waktu di Palestina bersama keluarganya. Makamnya terletak di Masjid Al-Khalil di Hebron, Tepi Barat, di mana dirinya makamkan bersama sang istri, Sarah. Di sebelah barat Hebron terdapat pohon ek, yang disebut “Oak of Ibrahim”. Lokasi tersebut merupakan situs legendaris yakni tempat Nabi Ibrahim as memasang tendanya selama perjalanan. Usia dari pohon ini diperkirakan 5.000 tahun. Dikarenakan signifikansi bersejarah dari situs ini, lembaga warisan dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengakui kota tua Hebron sebagai situs warisan dunia Palestina.

  1. Nabi Yaqub AS

Selanjutnya ialah Nabi Yaqub as. Nabi Yaqub as  lahir di Palestina dan merupakan putra dari Nabi Ishaq as. Nabi Yaqub dikenal karena mengikuti jalan ayah dan kakeknya, menyebarkan pesan ketauhidan dan menasehati kepada para pengikutnya untuk berdoa serta bersedekah. Selama hidupnya, Nabi Yaqub bepergian ke utara Iraq, kembali ke Palestina. Dan pada akhirnya menetap di Mesir di mana dirinya meninggal dunia. Beliau dimakamkan di Hebron, Palestina, bersama sang ayah berdasarkan permintaan terakhirnya. Makam Nabi Yaqub berlokasi di dalam Masjid Ibrahim, yang juga dikenal dengan “Gua Patriarki”. Masjid itu berisi makam Nabi Ibrahim as, putranya Nabi Ishaq as, putranya Nabi Yaqub as, dan putranya Nabi Yusuf as.

  1. Nabi Daud AS

Nabi Dawud as pernah memimpin Palestina selama 40 tahun yakni 7 tahun di Hebron dan 33 tahun di Al-Quds. Nabi Dawud dikenal karena kebijaksanaan, kekuatan, dan pengabdian kepada Allah swt. Pengaruh Nabi Dawud di sana dianggap sangatlah penting terhadap arsiktektur keagamaan di Al-Quds.

  1. Nabi Luth AS

Tahukah Sahabat Tour Aqsa bahwa Nabi Lut as merupakan keponakan laki-laki dari pihak ayah yakni Nabi Ibrahim as. Nabi Luth ini diperintahkan oleh Allah swt untuk menyebarkan pesan Islam kepada kaum Sodom dan Gomorrah. Ini dinyatakan dalam Alquran bahwa kaum tersebut sesudahnya dihancurkan setelah mereka melalaikan peringatan, dan Nabi Lut bersama keluarganya selamat kecuali istrinya. Diyakini bahwa kaum tersebut tinggal di tempat yang sekarang disebut Laut Mati, sebuah danau garam yang terletak antara Tepi Barat dan Yordania. Bani Na’im adalah kota di Palestina yang terletak di bagian selatan Hebron, Tepi Barat. Di sanalah lokasi makam Nabi Lut. Selain itu, makam putri-putrinya dapat ditemukan di sebuah bukit di sekitarnya.

  1. Nabi Ishaq AS

Nabi Ishaq as merupakan putra kedua dari Nabi Ibrahim as, sebuah hadiah yang menakjubkan dari Allah swt. Nabi Ishaq dianggap sebagai nabi yang penting di dalam Islam, yang melanjutkan penyeberan pesan Allah swt setelah kepergian ayahnya yakni Nabi Ibrahim as. Di Masjid Al-Haram Al-Ibrahimi di Perbukitan Hebron dan lingkungan di bawah tanahnya, terdapat makam Nabi Ishaq dan dianggap sebagai salah satu situs paling religius dalam Islam.

  1. Nabi Musa AS

Nabi Musa as dikirim oleh Allah swt kepada Firaun Mesir dan Bani Israil untuk bimbingan. Nabi Musa memegang tempat khusus di dalam Islam, dengan kitab suci Taurat yang telah diturunkan kepadanya. Nabi Musa sering kali disebut lebih banyak dibandingkan nabi-nabi lain dalam Alquran. Makam nabi Musa terletak di selatan Jericho, Tepi Barat. Menurut tradisi, Sultan Salahhudin Ayyubi bermimpi bahwa Nabi Musa dimakamkan di sana dan memiliki masjid yang dibangun di situs ini untuk menghormatinya. Makam tersebut adalah salah satu kompleks arsitektur religius paling besar di Palestina.

  1. Nabi Sulaiman AS

Nabi Sulaiman as adalah putra paling muda dari Nabi Dawud as yang lahir di Yerusalem. Allah swt memberkahinya dengan banyak mukjizat, termasuk kemampuan berbicara dengan hewan dan mengontrol jin. Selama 30 tahun pemerintahannya atas Palestina setelah kepergian ayahnya, Nabi Dawud as  memerintahkan jin-jinnya untuk memperbaiki Masjid Al-Aqsha, yang berlokasi di Kota Tua Yerusalem. Menurut sejarah, konon katanya bahwa beberapa dinding dan dua pilar yang dibangun oleh jin dari Nabi Sulaiman masih bisa dilihat di bagian bawah tanah masjid. Makam Nabi Sulaiman masih bisa ditemukan di dalam kompleks Masjid Al-Aqsa dan dikatakan sebagai tempat di mana ia meninggal dunia sambil bersandar pada tongkatnya.

  1. Nabi Isa AS

Dengan sebagian besar cendekiawan yang menyebut tentang Bethlehem, di wilayah yang hari ini disebut dengan Tepi Barat, sebagai tempat kelahiran Nabi Isa as. Nabi Isa menghabiskan hidupnya di Palestina dengan menyebarkan pesan Allah swt. Nabi Isa dilimpahi dengan banyak mukjizat yang antara lain mampu menyembuhkan orang yang sakit dan menghidupkan kembali orang yang telah meninggal dunia. Kebanyakan cendekiawan meyakini bahwa Gereja Kelahiran di Tepi Barat, dibangun di atas tempat kelahiran Nabi Isa as. Sebuah balok batu di dalam gereja menandai titik dari pohon palem, di mana ibunya (Maryam) gemetar kesakitan selama persalinan. Bukit Zaitun di Al-Quds (Yerusalem) dikatakan sebagai situs, di mana Nabi Isa as naik ke surga.

  1. Nabi Muhammad SAW

Nabi Muhammad merupakan nabi terkahir yang memiliki sejarah hidup di Al – Aqsa. Di dalam kawasan Muslim Kota Tua Yerusalem terletak Al-Haram Al-Sharif. Kompleks 35 hektar ini terdiri dari situs suci ke tiga Islam setelah Mekah dan Madinah di Arab Saudi yakni Masjid Al-Aqsa. Masjid Al – Aqsa dikenal sebagai tempat singgah Nabi Muhammad saw selama Isra Mi’raj. Masjid Al-Aqsa menjadi salah satu situs bersejarah yang dikenal umat muslim di penjuru dunia. Hal ini dikarenakan sejarah besar yang pernah terjadi yang memiliki arti penting bagi seluruh umat muslim.

Destinasi Wisata di Mesir

Tahukah Sahabat Tour Aqsa bahwa Mesir merupakan salah satu tempat yang dikenal karena tempat wisatanya yang menakjubkan dengan pesonanya yang indah. Bagi Sahabat Tour Aqsa yang berencana untuk mengunjugi Mesir, hendaknya tak melewatkan salah satu dari wisata yang berada di Mesir. Apa saja? Berikut lebih jelasnya.

  1. Piramida Giza

Piramida Giza ialah salah satu destinasi wisata yang berupa bangunan terkenal dengan kemegahan dan keindahannya di dunia. Piramida Giza ini terletak di tepi barat daya Kairo. Destinasi wisata yang satu ini tak pernah luput dari kunjungan wisatawan dan menjadi salah satu lokasi yang wajib dikunjungi saat berlibur ke Mesir. Diketahuhi bahwa Piramida Giza ini dibangun selama 3 generasi. Pembangunan dilakukan oleh Khufu. Piramida Khufu tingginya mencapai 139 meter atau setara dengan  455 kaki. Piramida ini menjadi bangunan piramida yang terbesar di Mesir. Akan tetapi, sebagian orang beranggapan bahwa Piramida Khafre terlihat lebih besar. Hal ini disebabkan oleh letak Piramida Khafre yang ada di tempat yang lebih tinggi dibandingkan dengan Piramida Khufu. Penasaran dengan Piramida ini? yuk jangan lupa kunjungi saat berada di Mesir.

  1. Laut Merah

Laut Merah atau yang biasa disebut Laut Teberau merupakan salah satu tempat wisata yang dapat Sahabat Tour Aqsa kunjungi pada saat di Mesir. Lau Merah ini merupakan sebuah teluk di sebelah barat Jazirah Arab yang memisahkan benua Asia dengan Afrika. Laut ini adalah salah satu destinasi wisata di Mesir yang indah. Terdapat penjelasan ilmiah yang menyebutkan bahwa warna merah di permukaan muncul akibat Trichodesmium erythraeum yang berkembang. Ada pula yang menjelaskan bahwa namanya berasal dari gunung yang kaya mineral di sekitarnya dan berwarna merah. Di sini Sahabat Tour Aqsa dapat melakukan diving maupun snorkeling.  Perairan Laut Merah ini memiliki panorama yang menakjubkan, pesonanya yang indah membuat siap saja yang melihatnya menjadi takjub. Selain itu, Laut Merah ini memiliki terumbu karang luas membentang yang menjadi rumah untuk beraneka macam biota laut. Selain itu di dekat Laut Merah juga terdapat beberapa resort yang bisa dijadikan pilihan.

  1. Abu Simbel

Destinasi selanjutnya yang dapat Sahabat Tour Aqsa kunjungi selama berada di Mesitr ialah Abu Simbel. Abu Simbel ini termasuk ke dalam salah satu situs arkeologi yang terdapat dua kuil batu di selatan Mesir tepatnya di ujung Danau Nasser atau sejauh 290 kilometer barat daya kota Aswan. Bangunan kembar tersebut pada mulanya didirikan dari sebuah gunung ketika pemerintahan Firaun Ramses yaitu pada abad ke-13 SM. Cara pembuatan bangunan yang ditujukan sebagai bangunan abadi untuk Ramses dan ratunya yang bernama Nefertari ini pun tergolong unik yakni dengan memahat gunung tersebut. Lokasi wisata Abu Simbel yang ada di tepi barat Danau Nasser membuat kedua candi kembar itu terancam mengalami perendaman. Oleh karena itu, pada tahun 1960 dilakukan pemindahan menyeluruh dari kompleks Abu Simbel. Setelah itu, lokasi ini pun sampai saat ini menjadi salah satu tempat wisata yang wajib didatangi ketika berlibur ke Mesir. Terdapat informasi tambahan bagi Sahabat Tour Aqsa yakni pada saat ini Abu Simbel adalah Situs Warisan Dunia UNESCO yang masuk bagian ke dalam Markah tanah Nubia, yang melingkupi dari Abu Simbel sampai ke Philae. Wah keren sekali bukan?

  1. Sungai Nil

Bagi Sahabat Tour Aqsa yang ingin menjelajahi ragam wisata yang berada di Mesir, Sahabat Tour Aqsa dapat melakukannya dengan melakukan perjalanan dengan kapal menyusuri Sungai Nil. Sungai ini telah ada di Mesir sejak zaman dahulu, dapat dibilang sungai ini merupakan situs kuno. Sungai Nil menjadi saksi sejarah peradaban Mesir. Hampir seluruh kapal pesiar Mesir melakukan pelayaran dengan melewati sungai yang nyaman dan indah ini untuk mencapai ke kota-kota yang ada di Mesir. Apabila Sahabat Tour Aqsa menginginkan sensasi berbeda dalam melakukan petualangan menjelajah Sungai Nil, Sahabat Tour Aqsa dapat naik Kapal Felucca. Kapal ini adalah sejenis kapal layar yang telah dipakai sejak ribuan tahun yang lalu. Walaupun tidak senyaman melakukan perjalanan dengan kapal pesiar yang mewah, akan tetapi melakukan perjalanan dengan kapal kuno ini memberikan pengalaman dan sensasi tersendiri bagi Sahabat Tour Aqsa sekalian. Hal ini tentunya menarik sekali untuk dicoba.

  1. Masjid Ibnu Tulun

Masjid Ibnu Tulun atau biasa disebut dengan Masjid al-Maydan merupakan salah satu tempat wisata di Mesir yang menarik untuk dikunjungi. Walaupun masjid ini telah memiliki umur ratusan tahun, akan tetapi Masjid ini masih berdiri kokoh karena terawat dengan baik.  Masjid ini adalah salah satu bangunan masjid yang paling tua di Kairo setelah Masjid Amr Bin Ash. Pembangunan masjid ini  dilakukan oleh Ahmad Ibnu Tulun (Gubernur Abbassid Mesir). Pembangunan masjid Ibnu Tulun ini dibangun pada tahun 876-879 Masehi. Disinilah pernah dilakukan pengambilan gambar salah satu film James Bond yang berjudul The Spy Who Loved Me. Masjid ini berada di tengah tengah kawasan Al-Qatai yang merupakan bekas kota keluarga kerajaan dinasti Ibnu Tulun, Al-Qatai berada sekitar dua kilometer dari wilayah kota tua Al-Fustat, Mesir.

Sepertinya inilah kurang lebihnya informasi seputar Tour Aqsa Jordan Mesir 2022 Jakarta yang dapat Sahabat Tour Aqsa jadikan bekal sebelum berlibur. Dengan adanya informasi ini, tentunya akan menambah wawasan Sahabat Tour Aqsa sekalian terkait destinasi yang akan dikunjungi. Apabila Sahabat Tour Aqsa masih ingin membaca informasi selainnya dan ingin mendapatkan informasi lebih lengkap, Sahabat Tour Aqsa dapat selalu mengupdate informasinya di website ini yaa. Semoga persiapan yang dilakukan oleh Sahabat Tour Aqsa dapat berjalan dengan lancar hingga hari keberangkatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *