Tour Aqsa Desember 2023

Tour Aqsa Desember 2023

Ketika Sahabat Tour Aqsa memiliki kesempatan waktu dan dana yang cukup, pastinya Sahabat Tour Aqsa tak melewatkan kesempatan untuk pergi berlibur. Pasalnya dengan pergi berlibur inilah Sahabat Tour Aqsa akan mendapat banyak sekali manfaat bagi tubuh. Dengan berlibur, Saahabt Tour Aqsa akan merasa lebih memilki suasana hati yang lebih baik dari sebelumnya, lebih produktif serta dapat memunculkan ide – ide yang cemerlang. Luar biasa kan? Sebab itulah, pergi belibur lerap direkomendasikan bagi siapa saja yang sedang penat dan jenuh dengan segala rutinitas di keseharian. Apabila Sahabat Tour Aqsa merasa bosan dan jenuh dengan aktivitas yang dilakukan, bisa jadi ini indikasi bahwa Sahabat Tour Aqsa sedang membutuhkan liburan. Jika sudah begitu, cobalah untuk pergi berlibur guna menikmati ragam destinasi yang ada di penjuru dunia ini. Sahabat Tour Aqsa dapat memilih destinasi tujuan sesuai dengan keinginan dan rencana Sahabat Tour Aqsa sekalian. Bagi Sahabat Tour Aqsa yang ingin menikmati liburan namun masih mencari – cari paket tour wisata yang tepat, Sahabat Tour Aqsa dapat mencoba untuk mendaftar paket Tour Aqsa maupun paket Tour Aqsa Jordan Mesir yang kini menjadi destinasi favorit umat muslim. Sahabat Tour Aqsa dapat mendaftarkan diri pada kontak yang tertera di website ini ya! Cara pendaftarannya pun cukup mudah, karena Sahabat Tour Aqsa dapat melakukannya via onlien. Adapun bagi Sahabat Tour Aqsa yang kini masih mempersiapkan keberangkatan Tour Aqsa Tahun 2023, simak terus update informasinya ya.  Teruntuk Sahabat Tour Aqsa yang ingin mengetahui lebih jelas terkait Tour Aqsa Desember 2023, simak berikut ini!

Sekilas Tentang Terjadinya Perpindahan Kiblat Pertama di Al – Aqsa

Tampaknya Sahabat Tour Aqsa sudah memahami bahwa Masjidil Aqsa termasuk ke dalam salah satu tempat suci nomor tiga umat Islam setelah Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah. Ada hal istimewa yang terjadi di Masjidil Aqsa ini yakni turut menjadi tempat yang disinggahi Nabi Muhammad Saw dalam peristiwa Isra’ Mi’raj. Menurut sejarah, sebelum Nabi Muhammad Saw melaksanakan Mi’raj atau naik ke langit, Nabi Muhammad Saw terlebih dahulu melaksanakan shalat sunnah di Masjidil Aqsa. Tak hanya berhenti di kisah ini saja, namun Masjidil Aqsa ini juga pernah menjadi kiblat pertama umat Islam sebelum akhirnya datang perintah Allah kepada Nabi Muhammad Saw untuk menghadap kiblat ke Baitullah (ka’bah) di Makkah. Tak menutup kemungkinan bahwa terdapat sebuah pertanyaan dalam benak Sahabat Tour Aqsa maupun di kalangan umat muslim lainnya yakni mengapa Nabi Muhammad Saw justru melaksanakan Mi’raj dari Masjid Al – Aqsa? Mengapa tak dilakukan di Masjidil Haram? Mengapa saat melaksanakan shalat itu dulunya Nabi Muhammad Saw menghadap ke Baitul Maqdis (Al – Aqsa)? Dan tentunya masih banyak lagi pertanyaan lainnya. Sebab itulah, penting sekali bagi Sahabat Tour Aqsa untuk mengetahui hal tersebut.

Dalam beberapa keterangan disebutkan saat Allah Swt memerintahkan perintah shalat dan menghadap ke Masjid Al – Aqsa, hal ini dimaksudkan agar menghadap ke tempat yang suci, bebas dari berbagai macam berhala dan sesembahan. Karena pada saat itu, kondisi Masjidil Haram yang merupakan tempat keberangkatan Isra dan Mi’raj masih belum berupa bangunan masjid. Karena, pada saat itu masih dipenuhi banyak sekali berhala yang jumlahnya mencapai 309 buah dan senantiasa disembah oleh orang Arab sebelum kedatangan Islam. Sehingga, dibawah dominasi kekufuran seperti itu, Nabi Muhammad Saw belum dapat menunaikan ibadah shalat di wilayah tersebut. Selain itu, jika saat itu Nabi Muhammad Saw melaksanakan shalat dengan menghadap ke Masjidil Haram, maka hal ini akan menjadi kebanggaan bagi kaum kafir quraisy bahwa Nabi Muhammad Saw seolah mengakui berhala – berhala yang mereka sebagai tuhan. Inilah salah satu hikmah diperintahkannya shalat dengan menghadap ke Baitul Maqdis (Al – Aqsa). Dalam surah Al – Baqarah ayat 142, Allah Swt juga menjelaskan mengapa perpindahan kiblat itu dilakukan. Sewaktu Nabi Muhammad Saw hijrah ke Madinah, sekitar 16 – 17 bulan setelah hijrah itu, Allah memerintahkan Nabi Muhammad Saw untuk menghadapkan wajahnya ke masjidil Haram yakni ka’bah. Perpindahan ini dimaksudkan bahwa ibadah shalat itu tak semata – mata menghadap ke Masjidil Haram atau Masjidil Aqsa sebagai tujuan, melainkan menghadapkan diri pada Allah. Dan adapun ka’bah adalah sebagai pemersatu umat Islam dalam menentukan arah kiblat. Seperti halnya Masjidil Aqsa yang juga belum berupa bangunan masjid pada saat itu dan Ash – Shakhrah masih berupa gundukan tanah yang dipenuhi dengan debu. Travel Tour Aqsa

Saat Berlibur ke Aqsa, Apa yang Harus Diketahui? Simak Ini Yuk!

Berangkat berlibur ke Aqsa tampaknya sudah menjadi hal yang dinanti oleh para Sahabat Tour Aqsa sekalian. Namun, sebelum Sahabat Tour Aqsa tiba di Aqsa hendaknya Sahabat Tour Aqsa mengenal beberapa hal terkait Aqsa. Karena pastinya dengan Sahabat Tour Aqsa memahami dengan baik terkait destinasi wisata yang akan dikunjungi, maka liburan dapat dipastikan berjalan dengan aman dan lancar. Nah, sebelum Sahabat Tour Aqsa tiba di Al – Aqsa juga terdapat beberapa hal yang hendaknya Sahabat Tour Aqsa ketahui. Apa saja hal yang harus diketahui tersebut? Berikut ini lebih jelasnya.

  1. Sebuah Situs Suci

Tak bisa dipungkiri bahwa kawasan Al Aqsa menjadi situs yang dipercaya oleh umat Muslim sebagai tempat tersuci ketiga, setelah kota Makkah dengan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi di Madinah. Letak Masjidil Aqsa yang berada di kota tua Yerusalem ini dipercaya pernah berada di bawah kekuasaan Nabi Daud yang diperluas oleh putranya, Nabi yang sekaligus Raja Sulaiman. Kota tua Yerusalem juga menjadi situs yang penting bagi umat Kristen. Hal ini dikarenakan tedapat ‘Church of the Sepulchre’ yang dipercaya umat Kristen tempat dimana Yesus disalib dan dikuburkan. Sedangkan bagi umat Yahudi, ‘The Western Wall’ atau dikenal dengan sebutan Dinding Ratapan menjadi tempat paling suci bagi umat Yahudi. Mereka percaya dinding ini sebagai bagian dari Kuil Yahudi yang dibangun oleh Raja Sulaiman.

Perjalanan untuk menuju ke Al Aqsa dari kota tua Yerusalem harus melewati lorong – lorong dengan jalan bebatuan serta beberapa anak tangga. Al Aqsa sendiri merupakan sebuah kompleks dengan luas sekitar 144 hektar yang memiliki empat bangunan masjid. Jadi Al – Aqsa ini terdiri dari beberapa bangunan masjid, tak hanya sebuah masjid saja. Kebanyakan orang mengenal Al – Aqsa di situsnya yang paling terkenal dan seringkali orang mengira sebagai masjid Al Aqsa adalah bangunan yang disebut sebagai kubah emas. Nama sebenarnya dari bangunan ini adalah ‘Qubbatus Saqara’ atau ‘Dome of the Rock’ yang dibangun 688 oleh khalifah Abd al-Malik ibn Marwan. Di bawah kubah tersebut terdapat batu yang dipercaya oleh sebagian umat Muslim sebagai tempat berpijaknya Nabi Muhammad saat melakukan perjalanan Isra Miraj. Sementara umat Yahudi percaya bebatuan tersebut sebagai tempat saat Nabi Ibrahim hendak mengkurbankan anaknya, Nabi Ismail. Hal ini menunjukkan bahwa kawasan Al – Aqsa tak hanya disebut suci oleh agama islam saja, namun agama selainnya juga.

  1. Berkata Apa Adanya

Disaat Sahabat Tour Aqsa akan mengunjungi Al – Aqsa, pasti Sahabat Tour Aqsa sekalian akan melewati perbatasan. Pada saat itulah pemandu wisata memberi peringatan agar saat ditanya petugas imigrasi Israel soal data pribadi Sahabat Tour Aqsa sekalian harus menjawab dengn jujur dan akurat yakni sesuai data yang diberikan saat mengajukan visa, terutama jika ditanya nama kakek. Tak hanya itu, pemandu juga akan  memperingatkan untuk tidak berfoto atau merekam video selama di kawasan perbatasan. Hal ini dikarenakan pihak berwenang akan mengamati semua perilaku pelintas perbatasan. Jika ada hal yang dicurigai, maka bisa diinterograsi dan akan memakan waktu yang cukup lama. Pada saat berada di perbatasan, ada beberapa pos yang harus dilewati. Pos yang pertama ialah pengecekan barang bawaan dan koper – koper yang harus dibawa sendiri. Oleh karena itu sebaiknya Sahabat Tour Aqsa sekalian tidak terlalu membawa barang yang berlebihan agar tidak terlalu berat. Kemudian selanjutnya ialah Pos kedua. Pos kedua ini merupakan pemberian visa Israel dan petugas imigrasi sudah mengerti jika paspor Indonesia tidak bisa diberikan stempel, karenanya mereka memberikan secarik kertas kecil seperti kupon. Setelah selesai, Sahabat Tour Aqsa sekalian harus mengantri kembali untuk melewati pos pengecekan visa israel. Disitulah petugas imigrasi Israel akan bertanya di kota mana saja yang akan dikunjungi, apa pekerjaan dan dimana tempat tinggal.

  1. Berkunjung Ke Wilayah Terdekat

Pada saat Sahabat Tour Aqsa Berkunjung ke wilayah lain selain Yerusalem, misalnya Hebron yang masih berada di Tepi Barat. Ini menjadi hal yang mungkin dapat dilakukan ketika Sahabat Tour Aqsa berkunjung ke tanah yang dikuasai Israel itu. Daerah ini menjadi kawasan terbesar kedua milik Palestina setelah Gaza, akan tapi tetap dibagi dua dengan sebutan H1 untuk yang dikuasai oleh PNA dan H2 yang berada di bawah kekuasaan Komite Komunitas Yahudi di Hebron. Salah satu lokasi yang popular di Hebron ialah Masjid Al Khalil yang bersebelahan dengan sinagog yang bernama ‘Cave of the Patriarchs’. Pembagian ini dilakukan karena umat Muslim dan Yahudi percaya di tempat tersebut terdapat kuburan atau maqam Nabi Ibrahim berserta keluarganya. Dalam bahasa Arab, kata ‘maqam’ sebenarnya bukan selalu berarti kuburan, namun bermakna lain pula seperti tugu peringatan atau tempat dimana seseorang pernah singgah, berada atau tinggal. Saat Sahabat Tour Aqsa akan masuk ke sana, peziarah Muslim hanya diperbolehkan masuk lewat masjid dengan melewati detektor yang dijaga polisi Israel. Tempat lain yang bisa dikunjungi di Tepi Barat adalah Jericho yang berdekatan dengan Sungai Yordan. Kawasan ini awalnya diduduki oleh Kerajaan Yordan, kemudian diambil Israel di tahun 1967. Disinilah terdapat tempat dan sebuah masjid yang diberi Nabi Musa dan dipercaya sebagai makam dari Nabi Musa.

  1. Diakui Sebagai Warisan Dunia Oleh UNESCO

Perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui bahwa Masjidil Aqsa ini telah diiakui sebagai warisan dunia oleh UNESCO. Kota tua Yerusalem ini dibagi menjadi empat wilayah yang terdiri dari wilayah Kristen, Yahudi, Muslim, serta Armenia yang dilindungi hukum internasional. Akan tetapi sejumlah media di timur tengah, seperti Al Jazeera pernah menurunkan laporan soal penguasaan wilayah sebelah timur oleh Israel yang ilegal dan telah melanggar hukum tersebut, termasuk memukimkan penduduk Israel di wilayah Muslim. Yigal Palmor, mantan juru bicara Kementerian Luar Negeri Israel pernah mengatakan “semua agama dipersilakan” untuk mengunjungi tempat suci mereka, seperti yang dikutip dari Reuters. Tapi, tetap banyak Muslim yang enggan berziarah ke Al Aqsa karena dengan mengajukan visa Israel artinya mengakui kedaulatan negaranya. Seperti halnya Arab Saudi yang menjadi penjaga Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, kompleks Al Aqsa sepenuhnya berada di bawah perlindungan Kerajaan Yordan, setelah mereka menaklukan kawasan Tepi Barat dan Yerusalem Timur di tahun 1948. Pada tahun 1967, Kerajaan Yordan dan Israel kemudian sepakat jika sebuah organisasi bernama “Jerusalem Islamic Waqf” akan menguasai bagian dalam kompleks Al Aqsa, termasuk untuk biaya pemeliharaan dan pengeluarannya. Sementara Israel bertanggung jawab dengan bagian luarnya, meski hubungan keduanya pun tidak selalu mulus dan tak jarang juga memicu pertikaian yang menewaskan warga Palestina dan polisi Israel. Akan tetapi beberapa pihak dari “Jerusalem Islamic Waqf” di Yordan dan pihak Masjid Al Aqsa telah beberapa kali mengajak warga Muslim untuk tidak takut mengunjungi Al Aqsa dan Yerusalem. Bahkan Presiden Palestina dan Otoritas Nasional Palestina, atau PNA, Mahmoud Abbas pernah mengatakan mengunjungi Al Aqsa adalah sebagai bentuk dukungan. Nah, Berkunjung ke Al – Aqsa menarik sekali bukan?

Ingin Berlibur Ke Luar Negeri dan Menikmatinya? Coba Tips Ini!

Pastinya Sahabat Tour Aqsa sangat mengharapkan bisa menikmati liburan yang sudah direncanakan kan? Nah.. agar liburan Sahabat Tour Aqsa dapat terlaksana dengan lancar ternyata ada beberapa hal yang hendaknya Sahabat Tour Aqsa coba ketahui. Apa saja? Berikut lebih jelasnya!

  1. Cari Tahu Tentang Tujuan Berliburmu

Dengan pergi berlibur, tentunya Sahabat Tour Aqsa berharap agar bisa menikmati waktu liburan yang ada dengan asik dan nyaman kan? Tentunya salah satu hal yang hendaknya Sahabat Tour Aqsa lakukan agar liburan dapat berjalan dengan lancar ialah Sahabat Tour Aqsa harus menentukan tujuan berlibur dengan detail. Karena apabila Sahabat Tour Aqsa tak mengetahui hsrus pergi berlibur kemana tentunya libruran tak akan berjalan dengan lancar. Sebab itulah, Sahabat Tour Aqsa perlu sekali melakukan riset terkait destinasi yang akan dikunjungi Sahabat Tour Aqsa untuk berlibur. Riset ini dapat dilakukan Sahabat Tour Aqsa melalui internet atau bertanya kepada teman yang sudah pernah berkunjung ke sana. Sahabat Tour Aqsa juga dapat mencari tahu hal menarik apa yang dapat Sahabat Tour Aqsa coba selama di destinasi berlibur, makanan khas apa yang wajib dicicipi Sahabat Tour Aqsa serta cari tahu juga lokasi asik nan menarik mana saja yang tak boleh Sahabat Tour Aqsa lewatkan. Dengan melakukan riset ini, Sahabat Tour Aqsa dapat menyusun rencana perjalanan berlibur dengan lebih baik. Karena Sahabat Tour Aqsa akan tahu tempat mana saja yang akan dikunjungi dan selanjutnya dapat diukur dengan jarak tempuh, budget serta seberapa lama Sahabat Tour Aqsa akan berada di sana.

  1. Mempersiapkan Hiburan Saat di Perjalanan

Perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui bahwa biasanya ada saat – saat dimana Sahabat Tour Aqsa tak dapat mengakses hiburan melalui internet karena tak stabilnya jaringan atau tak adanya koneksi internet seperti Wifi. Karena itulah, sebisa mungkin Sahabat Tour Aqsa sebaiknya menyiapkan diri jika berada dalam keadaan yang seperti ini. Sebelum berangkat pergi berlibur Sahabat Tour Aqsa dapat mempersiapkan bahan hiburan yang tak memerlukan akses internet untuk menikmatinya, misalnya dengan mengunduh banyak musik ataupun film. Karena hal ini dapat menjadi sebuah kesempatan juga bagi Sahabat Tour Aqsa yang belum sempat menonton film – film karena sibuk dengan berbagai aktivitas harian. Apabila Sahabat Tour Aqsa suka membaca, Sahabat Tour Aqsa dapat pula membawa buku yang bisa menjadi hiburan tersendiri.

  1. Menyelesaikan Seluruh Tagihan Sebelum Berlibur

Sebelum Sahabat Tour Aqsa pergi berlibur, alangkah lebih baiknya Sahabat Tour Aqsa menyelesaikan terlebih dahulu seluruh  tagihan bulanan yang meliputi seperti tagihan listrik atau air,  biaya sewa rumah. Karena dengan melunasi seluruh pembayaran tagihan sebelum berangkat, Sahabat Tour Aqsa tak akan terganggu dengan peringatan atau terkena biaya charge karena keterlambatan pembayaran. Apabila Sahabat Tour Aqsa terlintas anggapan bahwa jadwal kepulangan berlibur tak akan mengganggu pembayaran tagihan. Namun, apa salahnya kan Sahabat Tour Aqsa perlu berjaga – jaga jika nantinya ada rencana perjalanan liburan Sahabat Tour Aqsa yang tak sesuai rencana, seperti jadwal pulang tertunda karena satu dan lain hal yang tak bisa dikendalikan. karena itulah, mending berjaga – jaga ketimbang terlambat membayar tagihan kan..

  1. Gunakanlah Pakaian Sesuai Musim

Ketika Sahabat Tour Aqsa hendak berlibur, coba pastikan terlebih dahulu bahwa Sahabat Tour Aqsa mengetahui musim yang sedang berlangsung di negara tujuan. Karena jangan sampai Sahabat Tour Aqsa salah membawa pakaian yang tak sesuai dengan musim. Misalnya saat musim kemarau, Sahabat Tour Aqsa malah membawa mantel. Tak hanya itu saja, Sahabat Tour Aqsa juga perlu mengetahui pula bahwa perkiraan cuaca lokal sehari – hari. Apabila diperkirakan berada di musim panas dan terik, pastikan bahwa Sahabat Tour Aqsa memakai pakaian yang berbahan dasar katun yang dapat menyerap keringat.

  1. Pastikanlah Checklist Sudah Terpenuhi Seluruhnya

Salah satu hal yang hendaknya Sahabat Tour Aqsa lakukan sebelum memulai packing untuk persiapan berlibur ialah membuat daftar barang bawaaan atau biasa disebut dnegan checklist. Karena perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui bahwa adanya checklist yang berisi barang apa saja yang perlu dibawa untuk keperluan berlibur ini memang benar – benar membantu. Sehari sebelum Sahabat Tour Aqsa melakukan keberangkatan, hendakya Sahabat Tour Aqsa memastikan bahwa  semua barang yang ada di daftar sudah terpenuhi dengan lengkap. Mulai dari perlengkapan mandi, perlengkapan shalat, baju, alat kosmetik hingga kabel charger gadgetnya. Dan yang tak kalah penting, karena tujuan Sahabat Tour Aqsa adalah berlibur ke luar negeri, maka salah satu barang yang wajib dibawa ialah paspor. Pastikan bahwa seluruhnya sudah lengkap yaa..

Gimana nih Sahabat Tour Aqsa sekalian? Sudah siapkah dengan rencana keberangkatan yang sudah direncanakan? Yuk jangan lupa untuk selalu memantau informasi terbaru ya.. Karena dengan informasi ini Sahabat Tour Aqsa akan mendapatkan pengetahuan baru yang dapat membantu Sahabat Tour Aqsa dalam mempersiapkan bekal Tour Aqsa Desember 2023. Selamat mempersiapkan liburan bagi Sahabat Tour Aqsa sekalian!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *