Tour Aqsa 2022 Jakarta

Tour Aqsa 2022 Jakarta

Perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui bahwa banyak sekali cara untuk menikmati kehidupan ini, salah satunya dengan cara pergi berlibur. Karena seperti yang Sahabat Tour Aqsa ketahui bahwa kehidupan ini tak hanya diisi oleh hal – hal yang serius saja, akan tetapi perlu diimbngi pula dengan momen – momen santai yang dapat Sahabat Tour Aqsa rasakan saat pergi berlibur. Hal ini tentunya juga berpengaruh pada psikologis Sahabat Tour Aqsa loh.. bayangkan saja saat Sahabat Tour Aqsa setiap hari menjalani rutinitas yang diisi dengan hal – hal yang serius dan butuh kefokusan, namun hal ini berlangsung selama berbulan – bulan tanpa ada refreshing untung penghibur. Tentunya jika begitu akan merasa jenuh dan bosan kan? Malah akibatnya akan berpengaruh pada tingkat produktivitas kerja yang dijalani. Nah.. agar keadaan tersebut tak makin memburuk akibat stress menjalani rutinitas, Sahabat Tour Aqsa dapat merencanakan untuk pergi berlibur. Sahabat Tour Aqsa bebas menentukan destinasi tujuan berlibur yang akan Sahabat Tour Aqsa kunjungi. Sahabat Tour Aqsa dapat memilih untuk berlibur ke dalam negeri ataupun ke luar negeri. Pastinya sesuaikan juga dengan budget yang dimiliki oleh Sahabat Tour Aqsa sekalian. Apabila Sahabat Tour Aqsa ingin berlibur ke luar negeri dengan destinasi yang edukatif, religi dan asik, Sahabat Tour Aqsa dapat mencoba untuk berlibur dengan paket Tour Aqsa. Jika Sahabat Tour Aqsa ingin segera mendaftarnya, Sahabat Tour Aqsa dapat mendaftar Tour Aqsa 2022 Jakarta ini di Satutours Travel. Selain mendaftar Paket Tour Aqsa 2022, Sahabat Tour Aqsa jga dapat memilih paket Tour Aqsa Jordan mesir 2022 loh.. Untuk informasi lebih lengkap terkait Tour Aqsa 2022 Jakarta, simak informasi dibawah ini.

Kisah Perempuan Pertama di Al Aqsa

Tahukah Sahabat Tour Aqsa bahwa terdapat kisah perempuan pertama yang berada di Al – Aqsa dan bahkan kisahnya diabadikan di dalam Al – Qur’an, perempuan ini merupakan Maryam binti Imran. Maryam menjadi satu satunya perempuan yang dapat memasuki Al – Quds yang ketika itu hanya dapat dimasuki oleh laki – laki saja. Kelahiran Maryam yang berada ditengah budaya patriarki yang kuat menjadikan Maryam dianggap sebagai aib bagi masyarakat sekitar. Perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui bahwa pada saat itu melahirkan seorang anak perempuan merupakan aib yang memalukan.  Zaman dulu, perempuan hanyalah sebatas objek kebutuhan dalam memuaskan nafsu para lelaki saja. Ibu Maryam yang bernama Hannah binti Fakhud merupakan sosok perempuan yang memiliki rasa sabar luar biasa saat Allah mengujinya sebagai perempuan yang tak kunjung memiliki keturunan. Akan tetapi, tak ada keputusasaan pada diri Hannah akan harapan memiliki anak hingga usia tua, sampai pada akhirnya Allah menghadirkan Maryam untuk melengkapinya. Sesuai nadzar ibunya, Maryam tumbuh sebagai pelayan tuhan di dalam Baitul Quds yakni kawasan suci yang hanya boleh dimasuki oleh laki – laki.

Kepribadian Maryam yang luar biasa tercermin dalam kemampuannya bertahan hidup di dalam baitul Quds dengan pekerjaan kasar seperti mengisi air, mengangkat kendi, membersihkan baitul quds hingga menyiapkan makan dan kebutuhan para pendeta. Pada saat Maryam berusia 6 tahun ia menjadi yatim piatu. Dalam keadaan inilah Maryam memiliki keikhlasan serta ketegaran hati yang luar biasa di dalam jiwanya dalam menjalankan hari – harinya dengan ibadah. Perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui bahwa di pagi hari Maryam berpuasa dan bertasbih. Kemudian berlanjut pada malam hari hingga datang waktu pagi lagi. Bahkan Maryam tak pernah meninggalkan mihrabnya kecuali hanya untuk bekerja dan berhajat ke kamar mandi. Sejak kehadiran Maryam di Baitul Quds sebagai satu – satunya perempuan yang menjadi pelayan di rumah tuhan, banyak laki – laki penghuni Baitul Quds yang merasa tak suka dengan kehadirannya. Sebab itu, seringkali perlakuan kasar serta merendahkan banyak diterima Maryam selama hidup di dalam Baitul Quds.

Rasa ketidakadilan yang diterima Maryam hanyalah sebatas karena terlahir sebagai seorang perempuan. Perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui bahwa kala itu perempuan selalu dianggap lemah dan bahkan dianggap mustahil untuk mampu mengerjakan pekerjaan mereka dengan alasan lemah secara fisik dan mental sesuai kodratnya. Ditengah budaya jahiliyyah yang sudah diyakini oleh masyarakat Timur Tengah, Maryam sebagai perempuan mencoba untuk membuktikan bahwasannya perempuan juga mampu untuk menuntaskan seluruh pekerjaan yang dianggap hanya dapat dikerjakan oleh para lelaki. Hal ini sebagaimana yang tersirat dalam sejarah bahwa pada zaman sebelum kedatangan islam, orang Arab merasa malu apabila istrinya melahirkan seorang anak perempuan. Karena ini dianggap menjadi aib yang besar bagi keluarga. Karena itulah, kala itu bayi perempuan yang baru saja lahir langsung dikubur hidup – hidup. Inilah kisah Maryam sebagai perempuan pertama di Al – Aqsa yang mencoba berjuang untuk membuktikan bahwa perempuan juga berhak mendapatkan kesetaraan dalam hal beribadah.

Dua Cara Mengatur Keuangan Sebelum Berlibur

Mengatur keuangan sebelum berlibur memanglah menjadi suatu hal penting yang perlu diperhatikan. Pasalnya mengatur keuangan sebelum berlibur juga menentukan Sahabat Tour Aqsa akan dapat menjalankan liburan sesuai destinasi yang diinginkan ataukah tidak. Dengan mengatur keuangan sebelum berlibur dan mengaturnya sesuai perencanaan, maka Sahabat Tour Aqsa nantinya akan dapat menikmati liburan yang selama ini sudah Sahabat Tour Aqsa rencanakan sedemikian rupa. Supaya Sahabat Tour Aqsa lebih paham terkait bagaimana cara mengatur keuangan sebelum berlibur, yuk coba simak informasi berikut ini.

  1. Jangan Menetapkan Keberangkatan Terlalu Mendadak

Mungkin Sahabat Tour Aqsa sekilas pernah mendapat informasi bahwa hendaknya tak pergi berlibur pada saat high season atau pada saat musim liburan. Beberapa alasannya ialah pada saat high season tiket transportasi maupun penginapan lebih mahal. Akan tetapi, apabila memang Sahabat Tour Aqsa ingin menikmati berlibur di waktu tersebut atau karena tak memiliki waktu luang lain selain waktu tersebut tentunya ya tidak masalah juga. Salah stau hal penting yang perlu Sahabat Tour Aqsa perhatikan ialah hendaknya tak menetapkan waktu keberangkatan berlibur terlalu mendadak. Sebisa mungkin Sahabat Tour Aqsa memilih dan menetapkan waktu liburan minimal enam bulan dari sekarang. Perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui bahwa semakin jauh destinasi tujuan berlibur Sahabat Tour Aqsa, maka akan semakin banyak pula waktu yang diperlukan untuk mempersiapkan tujuan liburan tersebut. Dengan cara seperti ini, Sahabat Tour Aqsa pun memiliki waktu yang cukup untuk mengatur keuangan agar nantinya tak mengganggu pengeluaran Sahabat Tour Aqsa yang lainnya. 

  1. Mengestimasi Anggaran Liburan

Ketika Sahabat Tour Aqsa berencana untuk pergi berlibur namun saat ini sedang mempersiapkan biayanya, maka hendaknya Sahabat Tour Aqsa memiliki estimasi terkait biaya liburan yang diperlukan nantinya. Sahabat Tour Aqsa dapat mencari sumber informasinya di media online. Sebisa mungkin Sahabat Tour Aqsa mengetahui terkait estimasi biaya transportasi, estimasi biaya penginapan, estimasi biaya tiket masuk berbagai tempat wisata serta biaya untuk kulineran dan memburu oleh – oleh. Dengan menerapkan cara ini akan membantu Sahabat Tour Aqsa dalam menentukan estimasi anggaran biaya yang dibutuhkan untuk pergi berlibur. Sahabat Tour Aqsa pun jadi mengetahui terkait berapakah biaya yang harus dikumpulkan.

Menilik Masa Pemerintahan Shalahuddin Sebagai Pahlawan Aqsa

Pada masa pemerintahannya, Shalahuddin Al Ayyubi telah membentuk struktur pemerintahan yang berpegang teguh pada asas kedaulatan kolektif. Lalu Shalahuddin membentuk sebuah konfederasi yang terdiri dari berbagai wilayah yang telah disatukan oleh gagasan pemerintahan keluarga. Tahukah Sahabat Tour Aqsa, berdasarkan diterapkannya sistem ini akan terdapat sejumlah julukan sultan kecil. Kemudian, salah satu anggota keluarga Ayyubiyah akan ada yang menjadi as – Sultan Al – Mu’azzam yakni sebagai pemegang jabatan tertinggi. Selepas wafatnya Shalahuddin, jabatan yang amat didambakan tersebut diperebutkan oleh anggota keluarga Ayyubiyah. Bahkan ada persaingan antara anggota Bani Ayyubiyah di Mesir dengan Suriah yang terjadi begitu sengit hingga salah satu diantara mereka terkadang akan bekerja sama dengan Tentara Salib. Diketahui bahwa kedua wilayah tersebut memiliki model pemerintahan yang berbeda. Di Suriah, setiap kota besar diperintah oleh seorang anggota keluarga Ayyubiyah yang relatif independen. Berbeda halnya dengan di Mesir yang masih terdapat tradisi pemerintahan tersentralisasi yang memungkinkan kendali langsung atas provinsi – provinsi lain dari ibu kota di Kairo. Akan tetapi, Kekhalifahan Abbasiyah di Baghdad masih memegang hegemoni di wilayah Ayyubiyah, terutama di Asia Barat Daya.

Ada hal yang perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui bahwa kekuasaan politik terpusat di rumah tangga Ayyubiyah yang tak hanya terikat oleh hubungan darah, budak dan orang – orang terdekat dapat memperoleh kekuasaan yang tinggi. Seringkali ibu kandung seorang penguasa Ayyubiyah yang masih muda bertindak secara sebagai penguasa. Tak hanya itu, para kasim juga memiliki kekuasaan yang besar di Ayyubiyah. Mereka berperan sebagai pengiring dan atabeg di dalam rumah tangga atau sebagai amir dan panglima pasukan di luar rumah tangga. Menurut informasi, salah satu pendukung Shalahuddin Al Ayyubi yang paling penting ialah kasim Bahauddin bin Syaddad yang membantunya melengserkan Fatimiyah, merampas harta benda mereka serta membangun tembok benteng Kairo. Setelah meninggalnya Al – Aziz Utsman, Bahauddin menjadi wali anak laki – laki Utsman yakni Al – Mansur, sehingga ia sempat menguasai Mesir hingga Al – Adil naik kekuasaan. Kemudian diketahui bahwa sultan – sultan berikutnya mengangkat kasim sebagai wali sultan dan bahkan memberi mereka dengan kedaulatan atas kota – kota tertentu, seperti Syamsuddin Sawab yang dianugerahi kota Amid dan Diyar Bakr pada tahun 1239 M. Tahukah Sahabat Tour Aqsa bahwa di dalam sistem pemerintahan Dinasti Ayyubiyah ada tiga cara utama dalam merekrut elit – elit terdidik yang diperlukan untuk memerintah kota.

  • Cara pertama ialah dengan memberi dukungan terkait hal ekonomi dan politik kepada para syekh yang mengabdi kepada keluarga penguasa Ayyubiyah di tingkatan daerah.
  • Cara kedua dengan cara memberikan kepada para syekh pendapatan yang diperoleh yakni badan pemerintahan negara
  • Cara ketiga adalah dengan memberikan waqaf kepada para syekh. Seperti negara – negara pendahulunya.

Saat kekuasaan Shalahuddin atas Negeri Raja al – Shalih bun Nurudiin setelah kekalahannya Saifuddin berhasil dikalahkan dan pasukannya tiba di Halab, kemudian Saifuddin kembali ke Moshul. Ia tinggalkan saudaranya yakni ‘Izzuddin Mas’ud di halab di tengah – tengah satu kelompok pasukan. Hal ini bertujuan untuk membela Raja al – Shalih. Sedangkan saat berhasil menguasai persenjataan tentara Moushul berserta pasukannya, mendapatkan harta rampasan perang dan mundur. Lalu Shalahuddin segera bergerak menuju Baza’ah dan mengepungnya. Setelah itu, ia memperoleh perlawanan dari penghuni benteng, kemudian benteng tersebut berhasil ditaklukkan dan di serahkan kepadanya. Selanjutnya ia mengangkat seseorang yang dapat dipercaya menjaga benteng itu. Ia menunjuk para qhadi, dari orang – orang terdidik di sekolah – sekolah agama dan yang merupakan anggota mazhab fiqih yang hendak dipromosikannya. Sebagian besar para qhadi dan mufti berasal dari penduduk setempat, tetapi seorang penguasa yang kuat mungkin menunjuk mereka yang berasal dari luar. Persekutuan kepentingan para pemegang kekuasaan militer dan anggota elite perkotaan terpelajar juga tampak ketika sang penguasa sendiri menjalankan peradilan. Tidak semua kasus dan persengketaan dibawa ke qhadi. Perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui bahwa setiap minggu penguasa Ayyubiyah di Mesir akan duduk di dewan pengadilan resmi, dikelilingi oleh panglima militer, para pejabat sipil dan para Qhadi. Kemudian ia membuat keputusan setelah bermusyawarah dengan mereka dan tak terikat secara ketat oleh aturan – aturan hukum.

Menurut sejarah, pusat pemerintahan Ayyubiyah berjalan dari masa pemerintahan Shalahuddin yakni pada tahun 1170-an hingga akhir masa pemerintahan Al – Adil pada tahun 1218 terletak di kota Damaskus. Perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui bahwa kota Damaskus lebih strategis dalam upaya untuk mengalahkan Tentara Salib. Karena Kairo terlalu jauh untuk dijadikan pangkalan operasi, tetapi kota tersebut merupakan landasan ekonomi Dinasti Ayyubiyah. Maka dari itu, kota ini merupakan wilayah yang sangat penting. Ketika Shalahuddin dinyatakan sebagai sultan di Kairo pada tahun 1171, ia memilih Istana Barat Kecil yang dibangun oleh Fatimiyah yang menjadi bagian dari kompleks istana yang lebih besar di Kairo yang terpisah dari perkotaan sebagai pusat pemerintahan. Diketahui bahwa Shalahuddin sendiri tinggal dibekas istana wazir Fatimiyah, Turansyah menetap dibekas tempat tinggal pangeran Fatimiyah dan ayah mereka menduduki Anjungan Mutiara yang berada diluar Kairo dan menghadap ke terusan kota. Sultan – sultan Ayyubiyah berikutnya di Mesir tinggal di Istana Barat Kecil. Travel Tour Aqsa

Inilah Sebab Yerussalem Dikenal Sebagai Kota Suci 3 Agama

Sepertinya Sahabat Tour Aqsa pun memahami bahwa Yerusalem dikenal sebagai kota suci untuk 3 Agama sekaligus yakni islam, kristen dan yahudi. Yerussalem menjadi salah satu kota tertua di dunia yang masa lalunya pernah ditaklukan, dihancurkan dan kemudian dibangun kembali selama beberapa kali. Pada saat kawasan ini menjadi fokus dari berbagai cerita mengenai perbedaan serta konflik antara orang yang berbeda agama, mereka bersatu dalam menghormati tanah suci ini. Perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui bahwa kota Yerussalem ini memiliki arsitektur bersejarah serta terdapat pembagian wilayah bagi umat Islam, Kristen serta Yahudi. Kawasan ini di kelilingi oleh tembok batu yang menjadi lokasi situs – situs suci di dunia. Di Yerussalem terdapat beberapa bangunan yang menjadi ikon dari kota suci 3 agama. Supaya Sahabat Tour Aqsa lebih paham terkait kisah dikenalnya Yerussalem sebagai Kota Suci 3 Agama, berikut lebih jelasnya.

  1. Tembok Ratapan

Perlu Sahabat Tour Aqsa pahami bahwa wilayah Yahudi yang dikenal sebagai Tembok Ratapan merupakan bagian dari dinding bagian yang tersisa dari bangunan Bait Suci. Tembok Ratapan menjadi situs suci yang penting bagi umat Yahudi. Pada zaman dahulu, di dalam candi terdapat ruang Maha Kudus yang merupakan situs suci bagi umat Yahudi. Yahudi meyakini bahwa lokasi tersebut merupakan lokasi batu fondasi penciptaan bumi serta menjadi tempat Nabi Ibrahim bersiap untuk mengorbankan anaknya yakni Nabi Ismail. Kini, Tembok Ratapan menjadi tempat terdekat bagi kaum Yahudi untuk berdoa ke Maha Kudus. Lokasi ini dikelola oleh Rabi dan setiap tahunnya jutaan orang Yahudi dari seluruh dunia melakukan ziarah ke lokasi tersebut.

  1. Masjidil Aqsa

Kawasan Masjidil Aqsa merupakan kawasan wilayah muslim yang terdiri dari beberapa bangunan di dalamnya. Masjidil Aqsa menjadi tempat suci ketiga bagi umat Islam setelah Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi yang ada di Madinah. Pengelolaan Masjidil Aqsa ini diketahui dinaungi oleh yayasan Islam Waqf. Tahukah Sahabat Tour Aqsa bahwa umat muslim meyakini bahwa Nabi Muhammad Saw pergi ke Yerusalem dari Mekkah pada saat melakukan perjalanan malam yakni pada peristiwa Isra Mi’raj. Selain itu, diyakini pula di Masjidil Aqsa inilah Nabi Muhammad Saw melaksanakan sholat bersama dengan para nabi. Tak hanya itu, di dekat tempat suci Dome of the Rock terdapat sebuah batu yang dipercaya umat Muslim sebagai tempat berpijaknya Nabi Muhammad Saw sebelum melakukan perjalanan ke surga. Menurut informasi banyak sekali umat islam yang berkunjung ke Masjidil Aqsa setiap tahunnya. Karena memang Masjidil Aqsa menjadi salah satu situs penting umat Islam di Yerusalem. Di dalam Masjidil Aqsa ini terdapat beberapa bangunan yang menyertai yakni Al – Jami Al – Aqsa yang memiliki kubah berwarna abu – abu, Kubah Ash – Shakhrah atau Dome of The Rock, Musholla Al Mawarni, Kubah Al – Mi’raj, Kubah As – Silsilah serta bangunan – bangunan yang lainnya.

  1. Gereja Makam Kudus

Selanjutnya di Yerusalem ini juga terdapat Gereja Makam Kudus yang menjadi salah satu situs penting bagi umat kristen. Diketahui bahwa gereja ini terletak di tengah sejarah perjalanan Yesus, kematiannya, penyaliban serta kebangkitan. Menurut informasi, Gereja Makam Kudus dikelola oleh perwakilan kaum Kristen di Yerusalem. Bagi umat kristen gereja ini dipercaya sebagai Golgota yakni tempat Yesus disalibkan dan dikubur dan akan dibangkitkan kembali. Karena itulah, Gereja Makam Kudus ini dijadikan sebagai tempat tujuan perziarah Kristen sejak abad ke – 4 sebagai tempat wafat dan kebangkitan Yesus. Mulanya makam Yesus dan bukit Golgota berada di luar kota dan tak ada bangunan lain di tempat tersebut selain makam baru milik Yusuf Arimatea. Kini Gereja Makam Kudus berada di dalam kota tua di antara berbagai bangunan di sekitarnya, baik gereja, masjid, rumah penduduk, hingga toko – toko souvenir. Dulu Yesus diarak ke luar tembok kota sembari memanggul salib. Oleh karena itum kini para peziarah melakukan jalan salib di dalam kota melewati perkampungan dan pertokoan menuju ke Golgota yang ada di dalam Gereja Makam Kudus.

Itulah ulasan singkat terkait Tour Aqsa 2022 Jakarta bagi Sahabat Tour Aqsa yang hendak mempersiapkan liburan dengan kesan religi dan penuh kesan edukasi. Bagi Sahabat Tour Aqsa yang ingin berlibur ke Al – Aqsa dan berencana untuk mendaftar Tour Aqsa tapi masih belum ada biaya, yuk mulai menabung dari sekarang. Semoga dengan Sahabat Tour Aqsa membaca informasi ini, Sahabat Tour Aqsa sekalian dapat mempersiapkan kebutuhan yang diperlukan saat berkunjung ke Al – Aqsa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *