Paket Tour Aqsa Jordan Mesir 2022

Paket Tour Aqsa Jordan Mesir 2022

Ketika waktu liburan telah tiba, tentunya tak lengkap rasanya apabila Sahabat Tour Aqsa tak melaksanakan liburan. Karena ketika Sahabat Tour Aqsa melakukan liburan, pastinya Sahabat Tour Aqsa akan lebih merasa Bahagia dibandingkan dengan sebelumnya. Bagi Sahabat Tour Aqsa yang hendak merencanakan liburan tahun depan tentu tak ada salahnya. Sahabat Tour Aqsa dapat merencanakannya sembari mempersiapkan budget yang diperlukan. Jika Sahabat Tour Aqsa masih bingung terkait liburan tahun berikutnya hendak kemana, Sahabat Tour Aqsa dapat mencoba Tour Aqsa. Tak masalah Ketika Sahabat Tour Aqsa masih merencanakan dan mengumpulkan budget. Yang terpenting adalah matangkan rencana dan semangat untuk mengumpulkan budget persiapan liburan. Hal ini dikarenakan agar Sahabat Tour Aqsa sekalian dapat mewujudkan liburan tersebut. Ketika Sahabat Tour Aqsa memilih untuk berkunjung ke Al – Aqsa, Pastinya banyak sekali pengalaman yang akan Sahabat Tour Aqsa dapatkan. Karena liburan yang Sahabat Tour Aqsa pilih merupakan liburan yang antimainstream. Sahabat Tour Aqsa yang ingin mendaftar Tour Aqsa 2021 dan ingin mempersiapkan untuk mendaftar Paket Tour Aqsa Jordan Mesir 2022, pantau terus informasi yang disajikan yaa.. Untuk informasi lebih lanjut seputar Tour Aqsa Jakarta dan informasi Tour Aqsa lebih lengkap, yuk simak informasi dibawah ini.

Lakukan Ini Saat Berkunjung Ke Al – Aqsa

Tahukah Sahabat Tour Aqsa bahwa terdapat beberapa hal yang hendaknya diperhatikan saat Sahabat Tour Aqsa berkunjung ke Al – Aqsa. Sebisa mungkin, Sahabat Tour Aqsa memperhatikan hal – hal berikut sebagai bekal untuk berkunjung ke Al – Aqsa. Berikut lebih jelasnya.

  1. Berkata Sejujurnya Saat di Perbatasan

Pada saat Sahabat Tour Aqsa akan mengunjungi Al – Aqsa, pastinya Sahabat Tour Aqsa sekalian melewati perbatasan. Disitulah pemandu wisata memperingatkan agar saat ditanya petugas imigrasi Israel soal data pribadi. Sahabat Tour Aqsa sekalian harus menjawab dengn jujur dan akurat yakni sesuai data yang diberikan saat mengajukan visa Israel, terutama jika ditanya nama kakek. Pemandu juga akan  memperingatkan untuk tidak berfoto atau merekam video selama di kawasan perbatasan. Hal ini dikarenakan pihak berwenang akan mengamati semua perilaku pelintas perbatasan. Jika ada hal yang dicurigai, maka bisa diinterograsi dan akan memakan waktu yang cukup lama. Pada saat berada di perbatasan, ada beberapa pos yang harus dilewati. Pos yang pertama ialah pengecekan barang bawaan dan koper-koper yang harus dibawa sendiri. Oleh karena itu sebaiknya Sahabat Tour Aqsa sekalian tidak terlalu membawa barang yang berlebihan agar tidak terlalu berat. Kemudian selanjutnya ialah Pos kedua. Pos kedua ini merupakan pemberian visa Israel dan petugas imigrasi sudah mengerti jika paspor Indonesia tidak bisa diberikan stempel, karenanya mereka memberikan secarik kertas kecil seperti kupon.

Setelah selesai pemeriksaan, Sahabat Tour Aqsa sekalian harus mengantri kembali untuk melewati pos pengecekan visa israel. Disitulah petugas imigrasi Israel akan bertanya di kota mana saja yang akan dikunjungi, apa pekerjaan dan dimana tempat tinggal. Sebelumnya, pemandu di Mesir yang tidak ikut ke Israel karena rumitnya mendapat visa bagi warga Arab di kawasan sekitar, memberi tahu untuk tidak menyebutkan kata “Palestina” atau “Al Aqsa” jika tak ditanya, karena akan bisa membuat proses keluar perbatasan lebih lama. Akan tetapi, bukan juga berarti harus berbohong, karena Yerusalem, Jericho, dan Hebron memang menjadi tujuan para pelancong Muslim kebanyakan. Selain itu petugas tentunya sudah mengetahui jika Sahabat Tour Aqsa merupakan wisatawan Muslim, sehingga besar kemungkinannya mengunjungi Al Aqsa.

  1. Memahami Al – Aqsa

Sahabat Tour Aqsa tentu begitu memahami terkait Al – Aqsa. Seperti yang diketahui bahwa Al Aqsa merupakan situs yang diyakini oleh umat Muslim sebagai tempat yang suci ketiga, setelah kota Makkah dengan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi di Madinah. Letak Masjidil Aqsa yang berada di kota tua Yerusalem ini diyakini pernah berada di bawah kekuasaan Nabi Daud atau David di Kitab Injil yang diperluas oleh putranya, Nabi yang sekaligus Raja Sulaiman. Kota tua Yerusalem juga menjadi situs yang penting bagi umat Kristen. Hal ini dikarenakan tedapat ‘Church of the Sepulchre’ yang dipercaya umat Kristen tempat dimana Yesus disalib dan dikuburkan. Sedangkan bagi umat Yahudi, ‘The Western Wall’ atau dikenal dengan sebutan Dinding Ratapan menjadi tempat paling suci bagi umat Yahudi. Mereka percaya bahwa dinding ini sebagai bagian dari Kuil Yahudi yang dibangun oleh Raja Sulaiman.

Perjalanan untuk menuju ke Al Aqsa dari kota tua Yerusalem harus melewati lorong-lorong dengan jalan bebatuan serta beberapa anak tangga. Al Aqsa ini ialah sebuah kompleks dengan luas sekitar 144 hektar yang memiliki empat bangunan masjid. Jadi Al – Aqsa ini terdiri dari beberapa bangunan masjid, tak hanya sebuah masjid saja. Kebanyakan orang mengenal Al – Aqsa di situsnya yang paling terkenal dan seringkali orang mengira sebagai masjid Al Aqsa adalah bangunan yang disebut sebagai kubah emas. Nama sebenarnya dari bangunan ini adalah ‘Qubbatus Saqara’ atau ‘Dome of the Rock’ yang dibangun 688 oleh khalifah Abd al-Malik ibnu Marwan. Di bawah kubah tersebut terdapat batu yang dipercaya oleh sebagian umat Muslim sebagai tempat berpijaknya Nabi Muhammad saat melakukan perjalanan Isra Miraj. Sedangkan umat Yahudi meyakini bahwa bebatuan tersebut sebagai tempat saat Nabi Ibrahim hendak mengkurbankan anaknya yakni Nabi Ismail.

  1. Situs di Al – Aqsa

Al – Aqsa merupakan situs yang telah diiakui sebagai warisan dunia oleh UNESCO. Kota tua yang terletak di Yerusalem ini terbagi atas empat wilayah yang terdiri dari atas wilayah Kristen, Yahudi, Muslim, serta Armenia yang dilindungi hukum internasional. Akan tetapi sejumlah media di timur tengah, seperti Al Jazeera pernah menurunkan laporan soal penguasaan wilayah sebelah timur oleh Israel yang ilegal dan telah melanggar hukum tersebut, termasuk memukimkan penduduk Israel di wilayah Muslim. Yigal Palmor, mantan juru bicara Kementerian Luar Negeri Israel pernah mengatakan “semua agama dipersilakan” untuk mengunjungi tempat suci mereka, seperti yang dikutip dari Reuters. Tapi, tetap banyak Muslim yang enggan berziarah ke Al Aqsa karena dengan mengajukan visa Israel artinya mengakui kedaulatan negaranya. Seperti halnya Arab Saudi yang menjadi penjaga Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, kompleks Al Aqsa sepenuhnya berada di bawah perlindungan Kerajaan Yordan, setelah mereka menaklukan kawasan Tepi Barat dan Yerusalem Timur di tahun 1948. Pada tahun 1967, Kerajaan Yordan dan Israel kemudian sepakat jika sebuah organisasi bernama “Jerusalem Islamic Waqf” akan menguasai bagian dalam kompleks Al Aqsa, termasuk untuk biaya pemeliharaan dan pengeluarannya. Sementara Israel bertanggung jawab dengan bagian luarnya, meski hubungan keduanya pun tidak selalu mulus dan tak jarang juga memicu pertikaian yang menewaskan warga Palestina dan polisi Israel. Akan tetapi beberapa pihak dari “Jerusalem Islamic Waqf” di Yordan dan pihak Masjid Al Aqsa telah beberapa kali mengajak warga Muslim untuk tidak takut mengunjungi Al Aqsa dan Yerusalem. Bahkan Presiden Palestina dan Otoritas Nasional Palestina, atau PNA, Mahmoud Abbas pernah mengatakan mengunjungi Al Aqsa adalah sebagai bentuk dukungan. Nah, Berkunjung ke Al – Aqsa menarik sekali bukan?

  1. Mengunjungi Kota Selain Yerusalem

Ketika Sahabat Tour Aqsa Berkunjung ke kota lain selain Yerusalem, semisal Hebron yang masih berada di Tepi Barat. Hal ini merupakan hal yang mungkin dapat dilakukan ketika Sahabat Tour Aqsa berkunjung ke tanah yang dikuasai Israel itu. Daerah ini menjadi kawasan terbesar kedua milik Palestina setelah Gaza, akan tapi tetap dibagi dua dengan sebutan H1 untuk yang dikuasai oleh PNA dan H2 yang berada di bawah kekuasaan Komite Komunitas Yahudi di Hebron. Salah satu lokasi yang popular di Hebron ialah Masjid Al Khalil yang bersebelahan dengan sinagog yang bernama ‘Cave of the Patriarchs’. Pembagian ini dilakukan karena umat Muslim dan Yahudi percaya di tempat tersebut terdapat kuburan atau maqam Nabi Ibrahim berserta keluarganya. Dalam bahasa Arab, kata ‘maqam’ sebenarnya bukan selalu berarti kuburan, bisa juga tugu peringatan atau tempat dimana seseorang pernah singgah, berada atau tinggal. Saat Sahaabt Tour akan masuk ke sana, peziarah Muslim hanya diperbolehkan masuk lewat masjid dengan melewati detektor yang dijaga polisi Israel. Tempat lain yang bisa dikunjungi di Tepi Barat adalah Jericho yang berdekatan dengan Sungai Yordan. Kawasan ini awalnya diduduki oleh Kerajaan Yordan, kemudian diambil Israel di tahun 1967. Tapi sejak tahun 1994, administrasi dari wilayah ini diberikan kepada PNA. Disinilah terdapat tempat dan sebuah masjid yang diberi Nabi Musa dan dipercaya sebagai makam dari Nabi Musa.

Ragam Kuliner Khas Mesir

Tahukah Sahabat Tour Aqsa bahwasannya Mesir merupakan menjadi destinasi kunjungan favorit untuk berlibur. Pasalnya, disana terdapat banyak sekali destinasi wisata yang dikunjungi. Tak hanya karena pesonanya yang indah saja, melainkan karena sejarah yang melekat erat. Namun, selain destinasi wisata yang terkenal, di Mesir juga terdapat makanan khas yang tak pernah dilewatkan oleh siapapun yang mengunjunginya. Karena seperti yang diketahui, bahwa Kawasan Timur Tengah ini terkenal dengan cita rasa masakannya yang begitu lezat. Apa saja makanan khas Mesir yang sangat direkomendasikan untuk dicoba? Berikut lebih jelasnya.

  1. Shawarma

Shawarma merupakan makanan khas Mesir yang memiliki cita rasa nikmat khas Mesir yang berbahan dasar daging. Shawarma ini terbuat dari berbagai daging, mulai dari daging ayam, domba, sapi, kalkun atau kambing. Untuk membuat makanan khas Mesir yang satu ini caranya ialah dengan merendam daging yang akan digunakan dengan rempah – rempah khas timur tengah dan dimasak sepanjang hari menggunakan tusukan besar yang mirip dengan kebab. Perihal cara penyajiannya, dagingnya diiris tipis. Setelah diiris tipis, kemudian dagingnya digulung dengan roti pipih atau pita yang telah dikukus atau dipanaskan. Komponen tambahan yang disertakan ke dalam gulungn pita tersebut ada acar, sayuran, tahini dan kentang goreng. Bagi Sahabat Tour Aqsa yang hendak berkunjug ke Mesir, jangan lewatkan kuliner khas yang satu ini.

  1. Fattah

Fattah adalah salah satu dari sekian banyak makanaa khas Mesir yang cukup popular di Kawasan Timur Tengah. Pada umunya, Fattah ini merupakan sajian yang mencampur antara roti, nasi serta berbagai macam protein yang disertakan. Fattah yang menjadi makanana khas Mesir pada umumnya disajikan dengan komponen protein hewani yakni berupa daging. Fattah sangat mudah ditemukan disekitar pada saat hari raya Idul Adha maupun Aqiqah. Teruntuk Sahabat Tour Aqsa yang hendak berkunjung ke Mesir, tentunya jangan lewatkan makanan khas yang satu ini.

  1. Roz Bel Laban

Makanan khas Mesir yang selanjutnya ialah Roz Ben Laban. Roz Ben Laban ialah salah satu makanan khas yang cukup popular di Kawasan timur Tengah. Untuk penyajiannya, Roz Bel Laban ini dapat disajikan dalam keadaan hangat maupun dingin. Apabila Sahabat Tour Aqsa ingin mencoba makanan penutup yang memiliki cita rasa yang nikmat, Roz Ben Laban ini adalah jawabannya yang wajib Sahabat Tour Aqsa coba. Bagi Sahabat Tour Aqsa yang penasaran terkait Roz Ben laban, Roz Ben Laban ini merupakan pudding beras namun versi mesir. Pudding beras khas mesir ini terbuat dari air mawar, nasi, rempah – rempah manis, madu serta cream yang membuat cita rasa makanan ini terasa sangat nikmat dan terlihat sangat menggoda untuk disantap.

  1. Ful Medammes

Ada beberapa negara yang memiliki menu khusus saat menyantap sarapan, salah satunya ialah Mesir. Ful Medammes merupakan menu sarapan yang disantap oleh orang Mesir. Sahabat Tour Aqsa dapat menemukan dengan mudah pedagang Ful Medammes ini di jalanan sekitar kota Kairo dan sekitarnya. Tentunya, makanan khas Mesir ini sangat sulit dijumpai saat Sahabat Tour Aqsa berada di luar Mesir. Oleh Karena itulah, saat Sahabat Tour Aqsa berada di Mesir jangan lupa untuk mencoba Ful Medammes ini. Ful Medammes merupakan makanana yang terbuat dari kacang fava yang dimasak menggunakan minyak serta garam. Sebelum proses pemasakan tersebut, Kacang fava direndam selama semalaman. Kemudian dimasak selama berjam – jam di atas api kecil agar kulitnya terlepas. Fel Medammed ini pada umumnya lengkap dengan sajian keju, roti pita, telur kukus dan lain sebagainya.

  1. Falafel

Makanan selanjutnya yang dapat Sahabat Tour Aqsa coba selama berda di Mesir ialah Falafel. Falafel pada umumnya dihidangkan dalam menu sarapan orang – orang mesir disertai dengan keju, telur, ful serta roti pita. Bahan dasar dari Falafel ini ialah kacang fava dengan tambahan tepung buncis. Bahan – bahan lain yang dicampurkan ke dalam adonan falafel ailah peterseli, bawang Bombay putih, daun ketumbar, bawang putih serta daun bawang yang semuanya dicincang halus. Terdapat pula bumbu dapur pelengkap seperti ketumbar, jintan, paprika, cabe rawit  dan lada.

  1. Koshari

Koshari merupakan makanan khas tradisional Mesir yang memiliki cita rasa yang lezat dan cukup mengenyangkan. Koshari ini adalah sajian yang terdiri dari nasi yang dilapisi dengan lentil, macaroni dan buncis. Selain itu, terdapat topping yang menyertai yakni saus merah yang kental, bawang caramel serta bawang putih, cabai, cuka ataupun saus. Bagi Sahabat Tour Aqsa yang hendak mencoba makanan khas ini, tak perlu khawatir. Karena Koshari ini merupakan makanan yang dapat ditemukan dengan mudah di daerah Mesir. Sehingga, saat Sahabat Tour Aqsa berada di Mesir tak perlu repot untuk mencari penjual koshari ini.

  1. Mahshi

Bagi Sahabat Tour Aqsa yang ingin mencoba makanan khas Mesir dengan sajian yang berbahan utama nasi, Sahabat Tour Aqsa dapat mencoba makanan Khas Mesir yang bernama Mahshi. Mahshi ini merupakan makanan khas Mesir yang terbuat dari sayuran yang diisi dengan nasi, seperti terong, paprika, zucchini, daun anggur dan daun kol. Untuk bagian isiannya terdiri dari nasi serta rempah – rempah seperti daun etumbar, peterseli, dill dan disertai dengan saus tomat dengan bumbu dan cita rasa kayu manis. Namun, ada pula yang menambahkan isian Mahshi dengan daging cincang yang tentunya lebih memiki cita rasa yang nikmat.

  1. Molokhia

Makanan khas Mesir yang selanjutnya ialah Molokhia. Molokhia pada umumnya berupa sup yang berbahan dasar dari daun molokhia atau disebut juga dengan yute yang biasanya dihidangkan pada saat bulan Ramadhan dan hari raya Idul Fitri. Walaupun jika dilihat penampilannya tak seberapa menarik, akan tetapi cita rasa dari sup ini memiliki rasa yang gurih serta memiliki aroma yang khas. Perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui bahwasannya molokhia ini banyak sekali mengandung vitamin, mineral serta serat yang dibutuhkan tubuh. Dalam penyajian makanan sup khas mesir ini pada umumnya disajikan Bersama makanan lainnya seperti roti, nasi, daging (sapi ataupun ayam) hingga makanan laut.

  1. Sahlab

Tahukah Sahabat Tour Aqsa bahwa sahlab merupakan minuman khas Mesir yang disajikan pada saat musim dingin. Sahabat Tour Aqsa dapat menemukannya di café daerah Mesir. Sahlab ini berwarna putih serta kental yang berbahan dasar salep yakni tepung berwarna putih yang berasal dari umbi kering anggrek liar yakni Orchis mascula. Teruntuk Sahabat Tour Aqsa yang ingin membuatnya sendiri juga bisa, karena sahlab juga tersedia dalam bentuk sachet yang dapat dengan mudah ditemui di supermarket. Sajian sahlab pada umumnya akan ditambahkan sejumput kelapa parut, kayu manis, pistachio yang dihancurkan serta kismis.

  1. Kunafa

Kunafa adalah saah satu kuliner khas Timur Tengah yang dapat Sahabat Tour Aqsa coba saat berada di Mesir. Kunafa ini merupakan makanan yang cukup popular di Kawasan Timur Tengah. Sekilas terkait kunafa ini ialah makanna penutup yang pada umumnya dimakan secara tradisional pada saat bulan Ramadhan. Pada saat bulan Ramadhan, kunafa ini sangat mudah ditemui di beberapa masjid di Mesir yang disajikan sebagai menu berbuka puasa untuk para jamaah. Kunafa terbuat dari sirup, kacang dan cream. Proses pembuatan kunafa ini terbilang cukup unik. Hal ini dikarenakan adonan kunafa yang baru saja selesai dipanggang akan langsung dituangi sirup dibagian atasnya sebelum disajikan. Bagi Sahabat Tour Aqsa yang ingin mencoba kunafa ini, tak perlu khawatir. Karena kunafa ini dapat ditemui dengan mudah di Mesir.

Demikianlah informasi sekilas terkait Al – Aqsa bagi Sahabat Tour Aqsa yang hendak menyiapkan Paket Tour Aqsa Jordan Mesir 2022. Travel Tour Aqsa ini Tepat sekali bagi Sahabat Tour Aqsa yang ingin berlibur dengan suasana yang berbeda dan bermakna. Karena dengan berlibur ke Al – Aqsa, banyak sekali hal yang akan dipahami oleh Sahabat Tour Aqsa Sekalian. Tak hanya keindahan destinasi wisatanya saja, melainkan nilai histori yang melekat. Semoga informasi ini bermanfaat untuk membantu Sahabat Tour Aqsa yang hendak berencana untuk berlibur ke Al – Aqsa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *