Harga Tour Masjidil Aqsa 2022

Harga Tour Masjidil Aqsa 2022

Bagi semua orang pergi beribur menjadi salah satu momen istimewa yang selalu dinanti. Karena perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui bahwa tak semua orang memiliki kesempatan untuk dapat menikmati waktu yang dimilikiny untuk pergi berlibur.Tentunya banyak faktor yang membuat seseorang tak bisa menikmati waktu yang dimiliki untuk pergi berlibur. Berbagai faktor tersebut antara lain kesehatan yang tak mendukung, keadaan yang tak memungkinkan seperti adanya pandemi serta faktor ketidakmampuan biaya. Untuk Sahabat Tour Aqsa yang saat ini masih diberikan kesehatan, rezeki yang cukup dan waktu luang untuk pergi berlibur hendaknya Sahabat Tour Aqsa bisa memanfaatkannya dengan baik. Karena memanfaatkannya dengan baik sebagai bentuk rasa syukur atas segala hal yang masih bisa Sahabat Tour Aqsa rasakan selama ini. Sebab itu, apabila Sahabat Tour Aqsa ingin pegi berlibur dan masih memiliki kesehatan dan rezeki yang cukup hendaknya segeralah perg berlbur. Sahabat Tour Aqsa dapat menentukan wisata tujuan yang terbaik bagi Sahabat Tour Aqsa sekalian. Apabila Sahabat Tour Aqsa ingin menikmati liburan sekaligus ingin menambah pengetahuan, Sahabat Tour Aqsa dapat memilih Tour Aqsa sebagai tujuan yang tepat. Jika Sahabat Tour Aqsa tertarik, Sahabat Tour Aqsa dapat mendaftar Tour Aqsa 2022 di Satutours Travel. Di Satutours Travel Sahabat Tour Aqsa dapat memilih Paket Tour Aqsa 2022 atau paket Tour Aqsa Jordan mesir 2022. Perihal Harga Tour Masjidil Aqsa 2022, Sahabat Tour Aqsa persiapkan mulai dari sekarang. Untuk informasi lebih lengkap seputar Tour Aqsa, yuk simak informasi berikut ini.

Menariknya Bangunan Segi Delapan di Al – Aqsa

Pada saat Sahabat Tour Aqsa memutuskan untuk pergi berlibur ke Al Aqsa, sesampainya di Al – Aqsa Sahabat Tour Aqsa akan menemui berbagai hal menarik bagi Sahabat Tour Aqsa sekalian. Mulai dari ragam bangunan yang Sahabat Tour Aqsa temui, penduduknya yang ramah – ramah, kuliner khas setempat hingga macm cineramata yang dapat dijadikan Sahabat Tour Aqsa sebagai oleh – oleh. Ketika Sahabat Tour Aqsa berada di kawasan Masjidil Aqsa, Sahabat Tour Aqsa akan melihat sebuah bangunan yang berbentuk segi delapan atau yang dikenal dengan Dome Of The Rock. Perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui bahwa Dome Of The Rock ini berada tepat di tengah kompleks Al Haram Asy Syarif. Bangunan ini bukanlah menjadi bangunan yang asing bagi para umat muslim. Karena bangunan ini memiliki desain yang sungguh menawan dan tampak lebih megah karena kubahnya dilapisi dengan emas. Perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui bahwa bangunan yang dikenal dengan Dome of the Rock ini bukanlah bangunan yang sama dengan Masjidil Aqsa. Karena selama ini banyak yang beranggapan bahwa bangunan segi delapan atau Dome Of The Rock ini sama dengan Masjidil Aqsa, padahal tak demikian. Nah.. bagi Sahabat Tour Aqsa yang hendak berlibur ke Aqsa dan ingin mengetahui lebih lengkap seputar bangunan segi delapan yang ada di Al – Aqsa, simak berikut ini ya! Travel Tour Aqsa

  1. Biaya Pembangunannya Yang Fantastis

Salah satu bangunan yang dikenal istimewanya di kawasan Masjidil Aqsa ialah bangunan segi delapan atau yang biasa dikenal Dome Of The Rock. Perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui bahwa tak banyak yang tahu bahwa biaya pembangunan bangunan segi delapan di Al – Aqsa ini ditaksir 7 kali lipat lebih besar dari pemasukan pajak tahunan Mesir. Wah.. Luar biasa kan? Tentunya informasi ini dilengkapi dengan bukti yang menyatakan bahwa memang bangunan segi delapan atau Dome Of The Rock ini dibangun dengan biaya yang sungguh fantastis. Informasi yang mengulas hal tersebut mengacu pada sebuah dokumen yang dilansir ke dalam jurnal studi oleh Jacob Lassner (Muslims on the sanctity of Jerusalem: preliminary thoughts on the search for a conceptual framework) yang menjelaskan bahwa pembangunan bangunan segi delapan atau Dome Of The Rock ini biaya pembangunannya mencapai 7 kali lebih besar daripada pemasukan pajak tahunan negeri Mesir pada masanya. Coba bayangkan betapa fantastisnya biaya yang dikeluarkan untuk membangun bangunan ini.

  1. Serba – Serbi Bangunannya

Bangunan segi delapan ini juga dikenal dengan kisah sejarah bangunannya. Salah satu kisah yang dikenal ialah terjadinya peristiwa Isra Mi’raj yang terjadi pada periode akhir kenabian Nabi Muhammad Saw di Makkah, sebelum Nabi Muhammad Saw hijrah ke Madinah. Ketika terjadinya peristiwa ini, Nabi Muhammad Saw diyakini sempat menginjak sebuah batu pondasi untuk naik ke Sidaratul Muntaha. Sedangkan menurut keyakinan umat Yahudi, batu ini merupakan tempat Nabi Ibrahim hendak melakukan pengorbanan melalui penyembelihan Nabi Ishaq. Selain itum kisah yang lain terkait bangunan segi delapan ini ialah banyak yang menyangka bahwa bangunan segi delapan atau Dome Of The Rock dengan Masjidil Aqsa ialah dua bangunan yang berbeda dan tidaklah sama seperti anggapan banyak orang. Walaupun letaknya berada tepat di tengah kompleks masjid, namun keduanya memang berbeda bangunan. Bangunan segi delapan ini diketahui dibangun ketika pada masa kekhalifahan Abd al – Malik bin Marwan. Menurut sejarawan meyakini bahwa pembangunan bangunan segi delapan atau Dome Of The Rock ini dimulai pada 70 hijriah (691 – 692 M). Dome Of The Rock menjadi bangunan utama dalam Masjidil Aqsa dan sudah dianggap sebagai simbol yang mewakili keseluruhan isi kompleks tersebut. Sahabat Tour Aqsa dapat menyaksikan bangunan ini secara langsung pada saat Sahabat Tour Aqsa tiba di Al – Aqsa nanti.

  1. Pesona Arsitekturnya

Istimewanya dan menariknya bangunan segi delapan ini tak hanya dari bentuknya saja, akan tetapi arsitekturnya yang juga melengkapi keindahan bangunan segi delapan ini. Menurut informasi ada dua orang teknisi yang bertanggung jawab atas proyek pembangunan kubah ini yakni Raja bin Haywah (ulama dari Beit She’an) serta Yazid bin Salam (muslim Yerusalem non-Arab). Mosaik dan arsitekturnya ini dibuat dengan mengikuti pola gereja dan istana Romawi serta dengan struktur segi delapan berdiameter 20 meter. Detail arsitekturnya bergaya romawi, karena memang Yerusalem sendiri sempat beberapa kali berpindah tangan dari Kekaisaran Romawi, Kekaisaran Sasania Persia, Kerajaan Kristen dan berakhir di Kekhalifahan Muslim. Arsitektur bergaya romawi inilah yang membuat pesona bangunannya semakin terlihat menawan.

  1. Pernah Dijadikan Gereja Pasca Perang Salib Pertama

Mungkin tak banyak yang tahu bahwa bangunan yang berbentuk segi delapan ini pada zaman dahulu pernah ijadikan gereja pasca perang salib pertama. Menurut sejarah, umat Kristen saat ini menang atas Perang Salib yang pertama kali dilakukan pada di tahun 1099. Dari situlah kekuasaan Yerusalem berpindah kekuasaan ke umat Kristen. Kala itu, umat Muslim sempat bersembunyi di Masjidil Aqsa, akan tetapi pada akhirnya mereka terbunuh. Seorang pendeta bernama Fulcher yang ikut serta dalam peperangan tersebut memberi kesaksian bahwa di Bait Suci tersebut sekitar 10.000 orang dibantai. Gesta Francorum pun memberi kesaksian senada, di mana pasukannya membunuh hingga menyembelih orang – orang di Masjidi Aqsa. Setelah peristiwa yang cukup memilukan ini, Kerajaan Kristen Yerusalem akhirnya didirikan. Perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui bahwa Masjid Al – Qibli yang didirikan oleh Umar bin Khattab kemudian diubah menjadi istana kerajaan bernama Templum Solomonis atau Kuil Salomo dan Dome Of The Rock dialih fungsikan sebagai gereja bernama Templum Domini atau yang disebut juga sebagai kuil tuhan.

  1. Awal Mula Kubah Terbuka Hingga Dilapisi Emas

Pada mulanya, kubah di bangunan segi delapan ini merupakan kubah terbuka tanpa adanya dinding penutup. Selanjutnya baru ditambahkan dinding pada masa pemerintahan Khalifah Abbasiyah. Kemudian, pada tahun 808 dan 816 M terdapat persitiwa gempa bumi yang sempat merusak bangunannya. Kubah ini bahkan sempat hancur pada saat peristiwa gempa bumi kembali terjadi pada tahun 1015 dan baru dibangun kembali pada tahun 1022 – 1023. Lalu untuk pembaharuan mosaiknya menyusul dan dilakukan pada tahun 1027 – 1028.

Kemudian pada saat kepemimpinan Yerusalem berhasil diambil alih kembali oleh umat Islam yakni pasca pasukan yang dipimpin oleh Shalahuddin Al – Ayyubi berhasil mengalahkan pasukan Kristen. Setelah itu bangunan di kompleks Masjidil Aqsa difungsikan kembali seperti semula. Bangunan Kubah Batu yang dahulu dipasangi salib di bagian atas kemudian diganti dengan simbol bulan sabit emas, perbaikan lainnya dilakukan oleh keponakan Shalahuddin Al – Ayyubi pada kompleks Al – Aqsa. Pasca perbaikan masjid dan Kubah Batu, pembangunan yang dilakukan untuk mempercantik arsitektur kompleks terus dilakukan hingga pada masa Kesultanan Utsmaniyah (1517 – 1917). Namun pada saat kesultanan runtuh, Dome Of The Rock kembali mengalami kerusakan parah akibat gempa bumi Yerikho yang terjadi pada tahun 1927. Lalu pemerintah Yordania melakukan perbaikan ekstensif dengan bantuan dana dari pemerintah Turki dan Arab Saudi. Perbaikan tersebut meliputi rekonstruksi bangunan, penggantian ubin, menutup kubah dengan timah hitam, dan barulah pada tahun 1965 dilapisi perunggu aluminium berlapis emas seperti yang Sahabat Tour Aqsa lihat saat ini.

Berkunjung ke Situs Bersejarah di Kawasan Masjidil Aqsa

Kawasan Masjidil Aqsa memanglah dikenal sebagai kawasan yang kental akan sejarah yang dikandungnya. Terlebih kawasan Aqsa ini menjadi Tanah Suci bagi tiga agama yakni Islam, kristen dan yahudi. Dari beberapa bangunan bersejarah yang ada di Aqsa, Sahabat Tour Aqsa tampaknya perlu mencoba untuk berkunjung ke museum yang berada di kawasan Masjidil Aqsa. Perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui bahwa di Museum ini terdapat berbagai peninggalan bersejarah yang tak ternilai di sana. Peninggalan – peninggalan tersebut antara lain, mulai dari jubah pasukan Perang Salib hingga kain penutup Kabah. Pastinya peninggalan barang bersejarah ini menjadi hal yang luar biasa. Karena peninggalan tersebut turut menjadi saksi bisu adanya peristiwa bersejarah di masa lalu. Museum yang dikenal dengan nama Museum islam atau Islamic Museum ini tak jauh beda seperti bangunan – bangunan disekitarnya. Akan tetapi sayangnya tak ada papan ataupun plang besar yang bertuliskan Islamic Museum di bangunan tersebut. Karena itu, terkadang banyak wisatawan yang melewatkan untuk berkunjung ke Islamic Museum dikarenakan tak tahu letaknya secara pasti.

Diketahui bahwa salah satu bangunan bersejarah yang berbentuk museum dan dikenal dengan nama Islamic Museum ini telah berdiri sejak tahun 1923. Tahukah Sahabat Tour Aqsa bahw Museum ini dibangun atas sumbangsih Islamic Awqaf Department yakni semacam badan wakaf di Yerusalem yang bertujuan untuk mengamankan berbagai benda peninggalan bersejrah umat Muslim di Yerusalem dan sekitarnya. Tak hanya itu, Museum ini pun juga mendapat bantuan dari Jordanian Ministry of Awqaf, badan wakaf dari Yordania. Islamic Museum ini terbilang tidak luas. hal ini dikarenakan bangunannya hanya berdiri di tanah seluas 1.000 meter persegi saja yang jauh dari kata megah dan mewah seperti museum – museum Islam di negara – negara Timur Tengah pada umumnya. Di dalam Islamic Museum peninggalan yang paling bersejarah ialah peninggalan – peninggalan para prajurit Romawi yang melawan para tentara Muslim demi memperebutkan tanah suci Yerusalem dalam Perang Salib.

Terdapat Banyak sekali peninggalan yang tersisa yakni termasuk pakaian prajurit tentara Romawi yang berupa jubah yang terbuat dari besi lengkap beserta pedang yang beragam ukuran. Selain itu tak ketinggalan pula, terdapat berbagai macam pedang dari pasukan Umat Muslim. Tak sampai disitu saja, Islamic Museum pun banyak menyimpan sejarah pilu masyarakat Palestina. Terlebih pada tahun tahun 1990 yakni terjadi suatu tragedi yang terjadi di kawasan komplek Masjidil Aqsa dikala umat muslim sedang melangsungkan shalat dhuhur dan ditembaki. 20 Orang tewas dan puluhan orang lain luka – luka. Peristiwa ini yang juga disebut dengan sebutan Black Monday. Kemudian 17 Pakaian dari korban yang meninggal tersebut, disimpan di dalam Islamic Center. Menurut informasi yang ada, noda darah yang menempel di pakaiannya hingga kini masih basah dan terlihat jelas. Selebihnya, isi dari museum tersebut berupa berbagai artefak Muslim seperti kaligrafi, manuskrip – manuskrip Al Quran dan lainnnya pun terdapat di Islamic Museum. Terdapat alas untuk membaca Al Quran, tempat perhiasan dan lainnya yang usianya ratusan tahun. Bahkan, salah satu kain penutup Ka’bah juga ada di sana. Wah menarik sekali kan? Perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui bahwa museum ini buka pada pukul 15.00 sampai 18.00 waktu setempat. Untuk masuk ke dalamnya, pengunjung tak ditarik biaya. Namun perlu diketahui bahwa para pengunjung dilarang menyentuh apalagi merusak koleksinya. Hal ini karena, beberapa koleksi tak disimpan dalam kotak kaca. Sudah sewajarnya bahwa museum ini bagaikan harta karun dengan segala koleksinya. Karena memang peninggalan tersebut amat berharga yang menjadi saksi bisu atas segala peristiwa yang pernah terjadi di Tanah Aqsa

Cara Mengelola Barang Bawaan Pra dan Pasca Berlibur!

Tahukah Sahabat Tour Aqsa bahwa seringkali banyak yang merasa kebingungan terkait barang bawaan yang dibawa baik menjelang pergi berlibur ataupun hendak pulang dari wisata berlibur. Karena terkadang barang bawaan yang dibawa terlalu banyak, akibatnya hal ini akan memberatkan bawaan yang jadinya menjadi cukup ribet. Nah, agar barang bawaan Sahabat Tour Aqsa ringkas dan tak berlebihan hendaknya Sahabat Tour Aqsa memahami cara packing yang baik. Selain itu, agar Sahabat Tour Aqsa tak kebingungan perihal merencanakan barang bawaan yang akan dibawa sebelum pergi berlibur ataupun hendak pulang dari destinasi berlibur, yuk coba simak informasi berikut ini.

  1. Memahami Cara Packing Yang Baik dan Benar

Pada saat menjelang pergi berlibur, pastinya Sahabat Tour Aqsa akan melakukan packing kan? Perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui bahwa pelaksanaan packing ini terdapat cara yang tepat, supaya barang bawaan Sahabat Tour Aqsa menjadi lebih tertata. Pelaksanaan packing ini terdapat caranya yakni dengan cara gulunglah baju dan celana. Hal ini akan lebih efisien dari pada sekadar ditumpuk. Kemudian, teknik melipat baju selang – seling dengan baju lain, dapat menjadi alternatif selain digulung supaya baju tak kusut. Ada hal lain yang perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui yakni barang yang paling terakhir dibutuhkan ada di bagian bawah koper atau ransel. Sedangkan barang paling utama dibutuhkan ada di bagian atas koper atau ransel.

  1. Menentukan List Barang Bawaan Packing

Perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui bahwa mengemas barang bawaan dengan rapi dan ringkas merupakan menjadi salah satu hal penting yang perlu diperhatikan pada saat Sahabat Tour Aqsa hendak pergi berlibur. Pasalnya dengan packing yang rapi dan ringkas akan membuat barang bawaan Sahabat Tour Aqsa menjadi lebih tertata dan tak sampai membawa barang bawaan yang berlebihan. Selain itu, Sahabat Tour Aqsa sebelum melakukan packing juga penting sekali untuk menentukan list barang bawaan. Dengan packing yang telah terencana dan mengerti apa saja yang hendaknya dibawa pada saat liburan, tentunya hal tersebut meminimalisir terjadinya ketertinggalan barang yang penting pada saat berlibur. Hal yang perlu diketahui juga dalam menentukan jadwal packing ini membutuhkan waktu yang cukup untuk packing yang benar supaya dapat santai dan tak ada barang yang terlewat untuk dibawa.

  1. Jangan Belanja Berlebihan

Pada saat Sahabat Tour Aqsa pergi berlibur ke suatu destinasi yang belum pernah Sahabat Tour Aqsa kunjungi sebelumnya, pastinya Sahabat Tour Aqsa tak melewatkan berbelanja untuk membeli oleh – oleh khas setempat. Perlu Sahabat Tour Aqsa pahami apabila Sahabat Tour Aqsa berbelanja hanya untuk sekadar kebutuhan sendiri sebaiknya tak belanja terlalu banyak. Apabila Sahabat Tour Aqsa berencana membeli buah tangan, cobalah untuk membuat budget untuk berbelanja supaya Sahabat Tour Aqsa tak belanja berlebihan. Hal ini mungkin dianggap sepele, akan tetapi penting untuk Sahabat Tour Aqsa menghindari belanja berlebihan yang berakhir dengan membludaknya barang bawaan saat hendak pulang berlibur. Ketika Sahabat Tour Aqsa berbelanja, jangan lupa untuk mengontrol diri sendiri. Sebaiknya jangan sampai berlebihan pada saat berbelanja. Hendaknya Sahabat Tour Aqsa berbelanja menyesuaikan dengan kebutuhan. Cobalah buatlah komitmen pada diri sendiri untuk Jangan sampai ketika melihat diskon bertebaran, Sahabat Tour Aqsa jadi kalap dan langsung membeli semuanya. Selain itu, jangan mudah terlena dengan tawaran harga murah, lalu membeli suatu barang, padahal ternyata Sahabat Tour Aqsa tak membutuhkannya.

  1. Membawa Tas Kosong Sebagai Cadangan

Bagi Sahabat Tour Aqsa yang selalu menyempatkan untuk berbelanja dan membeli oleh – oleh pada saat berlibur. Hendaknya Sahabat Tour Aqsa membawa tas kosong yang berfungsi sebagai cadangan. Perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui bahwa tas kosong yang digunakan sebagai cadangan ini berguna untuk membawa barang belanjaan yang mungkin tak muat lagi apabila diletakkan dalam tas utama. Sebisa mungkin Sahabat Tour Aqsa membawa tas cadangan yang berukuran besar akan tetapi bahannya fleksibel, sehingga dapat dilipat menjadi kecil dan mudah dibawa.

Sekilas informasi yang menyuguhkan terkait istimewanya berlibur ke Aqsa tentunya membuat Sahabt Tour Aqsa ingin segera melakukan liburan kesana juga bukan? Inilah sekilas informasi terkait Harga Tour Masjidil Aqsa 2022 yang dapat menjadi bekal persiapan Sahabat Tour Aqsa sekalian dalam menjalankan liburan ke Aqsa.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *