Harga Tour Aqsa Jordan Mesir 2021

Harga Tour Aqsa Jordan Mesir 2021

Salah satu hal yang dapat Sahabat Tour Aqsa pilih untuk menghibur diri ialah berlibur. Mengapa berlibur? Karena dengan berlibur Sahabat Tour Aqsa akan mengunjungi tempat baru dan menemui hal baru yang tak ditemui di keseharian. Tentunya hal tersebut akan membuat diri Sahabat Tour Aqsa dalam kondisi lebih baik dari sebelumnya. Karena itulah, tak heran apabila banyak sekali yang memanfaatkan waktu luangnya untuk pergi berlibur sembari menghibur diri. Tentunya asyik sekali bukan? Sahabat Tour Aqsa juga dapat melakukan liburan saat diri Sahabat Tour Aqsa merasa jenuh dengan rutinitas yang dilakukan. Saat berlibur, Sahabat Tour Aqsa dapat mengajak kerabat, teman, sahabat ataupun yang lainnya. Apabila Sahabat Tour Aqsa hendak berlibur dengan mencari suasana yang asyik namun antimainstream, Sahabat Tour Aqsa dapat mencoba untuk memilih Tour Aqsa. Ketika Sahabat Tour Aqsa memilih Tour Aqsa, maka Sahabat Tour Aqsa akan mendapatkan kesan liburan yang istimewa. Bagi Sahabat Tour Aqsa yang ingin mempersiapkan untuk mendaftar Tour Aqsa 2021, langsung saja persiapkan kebutuhan yang diperlukan. Sahabat Tour Aqsa yang di Jakarta tak perlu khawatir, pasalnya Tour Aqsa Jakarta juga tersedia untuk Sahabat Tour Aqsa yang ingin menikmati liburan ke Aqsa. Untuk informasi lebih lengkap seputar Harga Tour Aqsa Jordan Mesir 2021, yuk simak informasi berikut ini.

Menikmati Pesona Al – Aqsa

Tentunya bukan menjadi hal yang asing lagi bagi Sahabat Tour Aqsa sekalian perihal pesona yang ada dalam Al – Aqsa ini. Nah.. apa saja hal – hal yang membuat Al – Aqsa mempesona? Berikut lebih jelasnya.

  1. Sejarah Sebagai Kiblat Pertama Kali

Pada mulanya, Masjid Al-Aqsa ialah menjadi kiblat pertama umat Islam sebelum Allah memerintahkan untuk mengubah arah kiblat dari Masjid Al-Aqsa ke Masjid Al-Haram di Mekkah. Bukti yang menjadi saksi peninggalan adanya pemindahan arah kiblat dari Masjid Al-Aqsa ke Masjid Al-Haram ialah terbukti dengan adanya Masjid Qiblatain di Madinah. Masjid Qiblatain ialah salah satu masjid yang dimana Nabi Muhammad menerima perintah dari Allah Swt terkait pemindahan arah kiblat. Oleh karena iitulah pada awalnya masjid tersebut disebut Masjid Qiblatain yang artinya masjid dua kiblat. Masjid Al – Aqsa menjadi kiblat umat muslim, hingga 17 bulan setelah hijrah. Kemudian dialihkan ke Ka’bah Masjidil Haram. Sedangkan menurut kepercayaan Yahudi, tempat yang sekarang telah menjadi Al – Aqsa dipercaya sebagai tempat berdirinya bait suci pada masa lampau. Sahabat Tour Asqa tentunya sudah tidak asing lagi bahwasannya Masjid Al – Aqsa memiliki kaitan yang erat dengan para Nabi dan tokoh Bani Israel yang juga disucikan serta dihormati dalam ketiga agama.

  1. Keindahan Arsitektur

Tahukah Sahabat Tour Aqsa bahwa pesona masjid Al – Aqsa ini cukup dikenal oleh khalayak. Pesona masjid Al – Aqsa ini terletak pada desain arsitektur yang memadukan unsur tradisional dengan sentuhan aksen modern. Masjid Al – Aqsa memiki 7 buah Lorong yang ditunjang oleh tiang – tiang melengkung yang modelnya hypostyle nave serta diengkapi beberapa tambahan ruang kecil pada sisi sebelah timur dan barat. Dalam Masjid Al – Aqsa ini terdapat 121 jendela kaca patri bekas peninggalan dinasti Abbasiyah dan Fatimiyah yang hingga kini masih berdiri kokoh. Untuk dekorasi bagian dalam masjidnya ini sebagian besar ruangan masjid di dominasi oleh marmer berwarna putih dengan balutan karpet merah yang sungguh terlihat anggun. Bagian kubah masjid pada mulanya terbuat dari batu yang dibangun langsung oleh Abdul Malik bin Marwan. Namun, saat ini sudah diganti oleh Azh – Zahir dengan desain yang terbaru yakni kayu yang disepuh dengan lapisan enamel timah. Desain interior kubah Masjid Al – Aqsa dicat dengan mengikuti dekorasi khas era abad ke – 14.

  1. Penuh Berkah

Sahabat Tour Aqsa tentunya telah mengerti perihal istimewanya Al – Aqsa. Masjid Al – Aqsa ini merupakan salah satu tempat yang diberi keberkahan oleh Allah. Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan karena Kawasan Masjid Al – Aqsa merupakan tempat diutusnya Nabi. Banyak sekali berkah yang diberikan kepada Al – Aqsa ini. Mulai dari Kesuburan tanahnya sehingga dapat menghasilkan aneka tanaman yang dapat dikonsumsi serta barang tambang yang terkandung di dalamnya. Selain itu, diberkahi pula mata pencahariannya, makanan pokok dan hasil pertaniannya. Oleh karena itu, di Al – Aqsa banyak sekali tanaman, sungai dan kesuburan yang tentunya tiada habisnya.

  1. Masjid Tertua Setelah Masjidil Haram

Tahukah Sahabat Tour Aqsa sekalian? Bahwa di Al – Aqsa terdapat bangunan kedua yang pertama kali berdiri di bumi. Bangunan tersebut tak lain tak bukan ialah Masjid Al – Aqsa. Masjid Al – Aqsa pada mulanya dibangun oleh Nabi Ya’kub AS dan setelahnya direnovasi oleh Nabi Daud AS kemudiaan selanjutnya disempurnakan oleh Nabi Sulaiman AS. Masjid AL – Aqsa merupakan termasuk dalam masjid kedua yang dibangun diatas dunia setelah Masjidil Haram yang terletak di Mekkah. Dalam Shahih Bukhari dan Shahih Muslim disebutkan, Abu Dzar RA meriwayatkan bahwa ia bertanya kepada Rasulullah SAW tentang masjid pertama yang dibangun di muka bumi, Rasulullah SAW menjawab : “ Masjid Al – Haram “. Lalu Abu Dzar bertanya lagi, “Selanjutnya masjid apa?” beliau menjawab, “ Masjid Al – Aqsa ”. Selanjutnya Abu Dzar bertanya lagi, ”Berapa lama jarak pembangunan keduanya?” Rasulullah SAW berkata, ”40 tahun.” Lalu Allah menjadikan bumi ini bagi kalian sebagai masjid. Oleh karena itu, kapanpun waktu shalat, lakukanlah shalat diatasnya, karena dia memiliki keutamaan.” Dalam beberapa keterangan, Masjid Al-Aqsa pertama kali dibangun pada sekitar 2.500 tahun sebelum masehi (SM).

Persiapan Biaya Tour Aqsa Jordan Mesir

Bagi Sahabat Tour Aqsa yang hendak merencanakan untuk Tour Aqsa Jordan Mesir 2022, tentunya saat ni bertaya – tanya perihal biaya yang perlu dipersiapkan. Tak perlu khawatir terkait biaya yang terlampau mahal, karena biaya untuk Tour Aqsa Jordan Mesir di Satutours Travel memiliki harga yang terbilang cukup terjangkau. Tahukah Sahabat Tour Aqsa bahwa biaya Tour Aqsa Jordan Mesir akan jauh lebih hemat apabila Sahabat Tour Aqsa menggunakan jasa travel. Terlebih jika jasa travel termasuk dalam kategori jasa travel yang berpengalaman, tentunya mereka akan memberikan pelayanan terbaik serta fasilitas yang terbaik dengan biaya yang terbilang cukup terjangkau. Teruntuk Sahabat Tour Aqsa yang hendak berkunjung ke Aqsa, biaya yang hendaknya dipersiapkan ialah mulai dari 2400 USD. Biaya tersebut telah meliputi tiket pesawat terbang PP yang berangkat dari bandar udara internasional Soekarno Hatta, tempat menginap serupa dengan hotel bintang empat, transportasi menggunakan bus full AC, tiket untuk masuk obyek wisata dan guide yang berpengalaman. Sehingga dengan membayar biaya di atas, sahabat Aqsa tour sudah mendapatkan perjalanan wisata yang menyenangkan. Bisa menikmati liburan yang menyenangkan bersama orang-orang tersayang tidak hanya ke Masjid Al Aqsa melainkan juga ke Jordania dan Mesir. Nah itulah kurang lebih terkait biaya yang dibutuhkan dan dipersiapkan ketika Sahabat Tour Aqsa hendak berlibur ke Al – Aqsa, Jordan dan Mesir. Mulai sekarang, Sahabat Tour Aqsa yang hendak merencanakan keberangkatan di tahun depan maupun yang memiliki keinginan untuk berangkat hendaknya mulai menyiapkan sesuai budget Sahabat Tour Aqsa masing – masing. Teruntuk Sahabat Tour Aqsa yang masih menabung, jangan lupa untuk konsisten dalam menabung. Agar Sahabat Tour Aqsa yang berkeinginan segera berangkat ke destinasi tujuan dapat segera terlaksana.

Menikmati Keindahan Petra di Jordan

Tahukah Sahabat Tour Aqsa bahwa petra merupakan salah satu kawasan wisata yang berada di Jordan. Disinilah terdapat berbagai ragam situs yang menarik untuk dikunjungi oleh Sahabat Tour Aqsa sekalian. Sahabat Tour Aqsa hendaknya memahami bahwa petra biasanya tutup mulai pukul 17.00. Biaya tiket masuk ke Petra sekitar 90 Jordanian Dinar (JOD) atau setara dengan Rp 1.700.000 untuk pengunjung yang tak menginap di Yordania. Sementara untuk pengunjung yang menginap dikenakan tarif 50 JOD (Rp 958 ribu) untuk satu hari kunjungan, 55 JOD (Rp 1 juta) untuk dua hari, sampai 60 JOD (Rp 1,1 juta) untuk tiga hari. Sementara warga Yordania hanya dikenakan tarif 1 JOD (Rp 19 ribu). Ada beberapa hal yang hendaknya Sahabat Tour Aqsa ketahui, apa saja? Yuk simak berikut ini.

  1. Menyisihkan Waktu Untuk Berjelajah

Tahukah Sahabat Tour Aqsa menurut Waleed Hayesat, pemandu sekaligus arkeolog yang pernah ikut proyek ekskavasi di Petra menjelaskan, kawasan Petra memiliki luas kurang lebih sekitar 264 kilometer persegi. Perlu waktu banyak untuk menjelajahinya. Turis – turis Eropa dan Amerika Serikat, kata Waleed, biasanya menghabiskan waktu dua sampai empat hari untuk menjelajahi Petra. Banyak objek yang dapat dikunjungi, akan tetapi letaknya cukup berjauhan bahkan ada yang sampai di atas bukit dan harus dijangkau dengan menaiki seribu anak tangga.

2. Persiapkan Fisik Yang Stamina

Tak bisa dipungkiri bahwa kawasan Petra begitu luas, butuh stamina yang baik jika ingin mengunjungi berbagai objek yang ada. Untuk menjelajah hingga tempat melihat celah tebing menuju kota, lalu bangunan treasury, sampai royal tomb misalnya, membutuhkan waktu lama dan melelahkan. Untuk bolak – balik dari lokasi awal gerbang sampai royal tomb berjarak sekitar 4 kilometer. Sebenarnya tak ada lagi bangunan bernama monastery yang letaknya berada di atas bukit dan harus dinaiki lewat seribu tangga. Selain itu, terdapat juga titik bukit di Petra, di mana Sahabat Tour Aqsa dapat melihat treasury dari atas. Rumah – rumah para penduduk Petra zaman dulu pun bisa dimasuki dan dipakai untuk berfoto, namun letaknya memang cukup tinggi di bukit. Beberapa lokasi lain juga bisa dijelajahi, namun butuh waktu untuk menaikinya.

3. Perhatikan Dalam Pemberian Imbalan

Saat Sahabat Tour Aqsa selepas melewati gerbang pemeriksaan tiket, Sahabat Tour Aqsa akan berjalan sekitar 800 meter menuju gerbang utama kota. Untuk menyusuri ini, Sahabat Tour Aqsa bisa berjalan kaki atau menggunakan kuda yang sudah termasuk bagian dari harga tiket. Bila tak jeli tawar menawar imbalan, maka bisa jadi para pemandu kuda itu akan meminta harga selangit, sampai belasan Jordanian Dinar. Untuk angkutan kuda, unta dan keledai, juga terdapat di dalam arena treasury sampai situs – situs lainnya. Tarif menggunakan angkutan hewan di sana, lebih mahal, berada di kisaran 10 JOD sampai 15 JOD.

4. Melepas lelah di tempat makan milik suku Badui

Bila Sahabat Tour Aqsa sudah kelelahan, bisa juga beristirahat di beberapa tempat makan dan minum milik suku Badui. Sejumlah toko cinderamata pun tersedia sepanjang perjalanan. Toilet juga ada.Di sana, juga terdapat kisah menarik antara turis dari Selandia Baru Marguerite van Geldermalsen dan seorang warga Badui asli bernama Muhammad Abdallah. Keduanya sempat tinggal di rumah-rumah milik suku Petra sebelum akhirnya pindah ke desa setempat. Kisah Marguerite dan Muhammad ditulis dalam buku Married to a Bedouin. Hingga kini, Marguerite masih berjualan di Petra, sementara Muhammad sudah meninggal dunia.

5. Coba kunjungi arena treasury di malam hari

Tahukah Sahabat Tour Aqsa bahwa Sahabat Tour Aqsa dapat mengunjungi arena treasury di malam hari. Hal ini dikarenakan Petra juga dapat dinikmati saat malam hari. Saat hari – hari tertentu, Sahabat Tour Aqsa dapat membooking atau menyaksikan peristiwa langka menjelajahi celah sempit menuju treasury di tengah cahaya temaram lilin di malam hari. Akan tetapi, aktivitas ini hanya dapat berlangsung sampai ke arena treasury dan tak bisa ke lokasi situs lainnya.

6. Waktu terbaik mengunjungi Petra

Sahabat Tour Aqsa hendaknya mengetahui bahwa waktu yang nyaman untuk menikmati Petra biasanya pada bulan Maret, April, Mei, lalu Agustus, September dan Oktober. Pada bulan – bulan inilah peak season di Petra kata Waleed.

Menentukan Musim Saat Berlibur ke Mesir

Tahukah Sahabat Tour Aqsa bahwa Mesir memiliki 3 musim yang terjadi di sepanjang tahun. Musim –  musim yang terdapat di Mesir antara lain musim panas, musim semi dan musim hujan. Pada saat musim hujan di Mesir ini hanya 4 kali dalam setahun dan kelembaban udaranya dapat terbilang hampir tak ada alias kering dapat terlihat dengan jelas.

  1. Musim Semi : Maret – Mei

Waktu yang sangat direkomendasikan untuk berlibur karena udara masih dalam zona nyaman dan kondisi udara periode ini hampir sama dengan di Indonesia. Walaupun kota Kairo Mesir masih cenderung kering tidak lembab tetapi suhu udara masih bersahbaat berkisar antara 20 – 30 derajat cecius. 

  1. Musim Panas : Juni – September

Suhu udara di kota Kairo Mesir dapat mencapai 45 derajat celcius. Apabila Sahabat Tour Aqsa berada di gurun pasir, suhu akan meningkat menjadi 50 derajat celcius. Di musim ini suhu akan tetap bertengger di zona ini dan hembusan angin akan terada panas. Hembusan angin yang terasa panas ini tak terkecuali pada saat malam hari. Oleh karena itulah, tak heran apabila pada musim panas ini AC dapat menyala setiap hari. 

  1. Musim Dingin : Oktober – Februari

Musim dingin di Mesir terjadi pada bulan ini dan pada rentang waktu ini waktu terbaik untuk Sahabat Tour Aqsa berkunjung. Banyak Sahabat Tour Aqsa yang memilih waktu ini karena alasannya ialah tak ingin berpanas – panasan dan ingin menikmati udara yang sejuk. Memang begini adanya, di bulan – bulan inilah banyak sekali pendatang dari Asia salah satunya Indonesia. Banyak yang menjadikan Mesir ini menjadi destinasi tujuan untuk berlibur dan menghabiskan waktu untuk berlibur di Mesir.

Mengenal Wadi Rum di Jordania

Mungkin Sahabat Tour Aqsa saat mendengar Timur Tengah salah satu hal yang teringat ialah padang gurun. Hamparan tanah berpasir, tanpa tanaman, tanpa air, dengan sengatan sinar matahari yang rasanya hanya berjarak sejengkal dari kepala. Tahukah Sahabat Tour Aqsa bahwa pada awal musim panas saja, suhunya dapat mencapai 43 derajat celsius. Nah begitupun dengan Jordania yang menjadi salah satu negara di kawasan Timur Tengah. Jordania juga memiliki beberapa padang pasir yang menarik untuk dikunjungi, salah satunya adalah Wadi Rum. Wadi Rum merupakan salah satu destinasi wisata yang wajib dikunjungi di Jordania saat Sahabat Tour Aqsa berkunjung kesini. DIketahui bahwa luasnya sekitar 720 kilometer persegi. Wadi Rum berada di Jordania bagian selatan sekitar 60 kilometer dari Teluk Aqaba yang indah. Tahukah Sahabat Tour Aqsa bahwa jalan menuju ke Wadi Rum dapat ditempuh melalui jalan bebas hambatan mulus yang membelah padang gurun. Lebar jalannya kurang dari 50 sentimeter dan licin. Selain itu, di Wadi Rum terdapat pula kuil kuno yang dibangun oleh orang Nabat, suku yang juga membangun kota batu di Petra. Ada pula Jembatan Batu Umm Fruth yakni sebuah batu yang menghubungkan dua bukit batu menjadi satu. Tak hanya dapat dipandang dari kejauhan, tempat ini juga dapat didaki jika kondisi badan sehat walafiat. Teruntuk Sahabat Tour Aqsa yang pecinta olahraga panjat tebing, kawasan padang pasir bergunung batu ini merupakan tempat yang menantang dan patut Sahabat Tour Aqsa coba. Sahabat Tour Aqsa tak perlu repot membawa peralatan karena disana dapat menyediakan alat sewanya.

Sahabat Tour Aqsa hendaknya mengetahui bahwa warga setempat di Wadi Rum menjadi rumah untuk suku Bedouin yang hingga kini masih tinggal secara seminomaden. Mereka tinggal di tenda – tenda di beberapa kawasan Wadi Rum. Selepas Wadi Rum berkembang menjadi tempat wisata, banyak orang Bedouin menjadi pemandu wisata serta penunjuk jalan bagi para pemanjat tebing. Sebagian dari warga setempat menggantungkan hidupnya dari pariwisata di Wadi Rum. Mereka juga menyediakan penginapan bagi turis di Wadi Rum. Jangan membayangkan kamar mewah dengan penyejuk udara dan telepon. Kamar yang ditawarkan adalah tenda – tenda yang hanya berisi tempat tidur. Beberapa tenda dilengkapi dengan lemari kecil. Biayanya cukup murah yakni mulai dari Rp 350.000 semalam. Kamar mandinya tentu di luar tenda. Walaupun panas menyengat pada siang hari, suhu di gurun dapat turun drastis hingga 19 derajat di malam hari pada musim panas. Wah.. luar biasa sekali bukan? Pada malam hari, sudah menjadi tradisi bahwa menyiapkan makan yang sudah dua jam ditanam di bawah pasir. Biasanya memasak daging domba muda atau ayam yang disebut zarb. Setelah dicampur rempah – rempah yang katanya rahasia, mereka memasukkan daging ke dalam tong tertutup. Tong tersebut dibenamkan di bawah pasir gurun berisi bara api. Setelah dua jam dan diperkirakan daging menjadi empuk, seorang petugas dapur mengambil sekop lalu mengeluarkan daging dari dalam tong. Harum daging langsung menyebar. Hidangan itu disantap bersama sembari menikmati bintang dan terpaan angin gurun.

            Demikianlah ulasan informasi seputar Harga Tour Aqsa Jordan Mesir 2021 yang dapat menjadi rekomendasi terbaik Sahabat Tour Aqsa sekalian. Semoga informasi ini dapat membantu Sahabat Tour Aqsa sekalian dalam merencanakan liburan yang berkesan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *