Biaya Tour Aqsa Jordan Mesir

Biaya Tour Aqsa Jordan Mesir

Ada beberapa cara yang dapat Sahabat Tour Aqsa pilih dalam menjalankan liburan. Sahabat Tour Aqsa dapat memilih berlibur secara individu dan menyiapkan segala sesuatunya sendiri atau lebih memilih berlibur menggunakan jasa travel dan Sahabat Tour Aqsa hanya tingga duduk manis tanpa ribet mengurus jadwal perjalanan dan destinasi tujuan. Sahabat Tour Aqsa dapat memilih dan disesuaikan dengan budget yang ada. Apabila Sahabat Tour Aqsa ingin berlibur di dalam kota saja atau dalam negeri alias yang dekat – dekat saja, Sahabat Tour Aqsa tak apa jika memilih berlibur tanpa menggunakan jasa travel. Akan tetapi apabila Sahabat Tour Aqsa ingin berlibur ke Luar Negeri, alangkah lebih baiknya Sahabat Tour Aqsa menggunakan jasa travel. Karena dengan Sahabat Tour Aqsa berlibur menggunakan jasa travel, maka Sahabat Tour Aqsa tak perlu ribet untuk Menyusun perencanaan destinasi yang akan dituju serta jadwal yang akan dilakukan. Nah, apabila saat ini Sahabat Tour Aqsa ingin berlibur ke luar negeri sekaligus menambah wawasan, Sahabat Tour Aqsa dapat mendaftar Tour Aqsa sebagai rekomendasinya. Karena dengan Sahabat Tour Aqsa mendaftar paket Tour Aqsa, maka Sahabat Tour Aqsa akan mengunjungi beberapa tempat yang memiliki sejarah dimasa lampau. Sahabat Tour Aqsa tak hanya berkunjung ke Aqsa saja, Melainkan diajak berkunjung ke Jordan dan Mesir juga. Bagi Sahabat Tour Aqsa yang ingin mendaftar Tour Aqsa 2021, jangan lupa untuk selalu pantau informasi terbarunnya ya. Teruntuk Sahabat Tour Aqsa di Jakarta yang sedang mengulik informasi seputar Tour Aqsa Jakarta dan informasi seputar Biaya Tour Aqsa Jordan Mesir, yuk simak informasi berikut ini.

Napak Tilas Sejarah Hidup Para Nabi di Al – Aqsa

Al – Aqsa ini merupakan napak tilas nabi – nabi pada jaman dahulu. Sehingga dapat dikatakan bahwa Al – Aqsa ini begitu istimewa. Siapakah Nabi – Nabi yang pernah memiliki sejarah hidup di Al – Aqsa? Berikut lebih jelasnya.

  1. Nabi Ibrahim AS

Nabi Ibrahim as yang dikenal sebagai Bapak dari para Nabi ini mengalami banyak mukjizat dan ujian semasa hidupnya. Hal inilah yang kemudian membawa Nabi Ibrahim lebih dekat kepada Allah swt. Setiap tahun, Muslim di seluruh dunia merayakan Idul Adha, untuk mengingat ketundukan sang nabi Ibrahim pada Allah. Nabi Ibrahim banyak menghabiskan waktu di Palestina bersama keluarganya. Makamnya terletak di Masjid Al-Khalil di Hebron, Tepi Barat, di mana dirinya makamkan bersama sang istri, Sarah. Di sebelah barat Hebron terdapat pohon ek, yang disebut “Oak of Ibrahim”. Lokasi tersebut merupakan situs legendaris yakni tempat Nabi Ibrahim as memasang tendanya selama perjalanan. Usia dari pohon ini diperkirakan 5.000 tahun. Dikarenakan signifikansi bersejarah dari situs ini, lembaga warisan dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengakui kota tua Hebron sebagai situs warisan dunia Palestina.

  1. Nabi Luth AS

Tahukah Sahabat Tour Aqsa bahwa Nabi Lut as merupakan keponakan laki-laki dari pihak ayah yakni Nabi Ibrahim as. Nabi Luth ini diperintahkan oleh Allah swt untuk menyebarkan pesan Islam kepada kaum Sodom dan Gomorrah. Ini dinyatakan dalam Alquran bahwa kaum tersebut sesudahnya dihancurkan setelah mereka melalaikan peringatan, dan Nabi Lut bersama keluarganya selamat kecuali istrinya. Diyakini bahwa kaum tersebut tinggal di tempat yang sekarang disebut Laut Mati, sebuah danau garam yang terletak antara Tepi Barat dan Yordania. Bani Na’im adalah kota di Palestina yang terletak di bagian selatan Hebron, Tepi Barat. Di sanalah lokasi makam Nabi Lut. Selain itu, makam putri-putrinya dapat ditemukan di sebuah bukit di sekitarnya.

  1. Nabi Yaqub AS

Selanjutnya ialah Nabi Yaqub as. Nabi Yaqub as  lahir di Palestina dan merupakan putra dari Nabi Ishaq as. Nabi Yaqub dikenal karena mengikuti jalan ayah dan kakeknya, menyebarkan pesan ketauhidan dan menasehati kepada para pengikutnya untuk berdoa serta bersedekah. Selama hidupnya, Nabi Yaqub bepergian ke utara Iraq, kembali ke Palestina. Dan pada akhirnya menetap di Mesir di mana dirinya meninggal dunia. Beliau dimakamkan di Hebron, Palestina, bersama sang ayah berdasarkan permintaan terakhirnya. Makam Nabi Yaqub berlokasi di dalam Masjid Ibrahim, yang juga dikenal dengan “Gua Patriarki”. Masjid itu berisi makam Nabi Ibrahim as, putranya Nabi Ishaq as, putranya Nabi Yaqub as, dan putranya Nabi Yusuf as.

  1. Nabi Yusuf AS

Kisah Nabi Yusuf as di dalam Alquran secara luas dianggap sebagai salah satu surat yang paling indah. Nabi Yusuf lahir di Yerusalem (Alquran) dan merupakan salah satu putra tersayang Nabi Yakub as. Beliau menjadi salah satu pria yang paling dihormati dalam sejarah Islam. “Jubb Yussef” terletak di Galilee, dan dianggap sebagai sumur di mana Nabi Yusuf dilemparkan ke dalamnya oleh saudara-saudara lelaki sang nabi. Beliau diperkirakan menjadi yang terakhir dimakamkan di Masjid Ibrahimi di Hebron, Tepi Barat.

  1. Nabi Ishaq AS

Nabi Ishaq as merupakan putra kedua dari Nabi Ibrahim as, sebuah hadiah yang menakjubkan dari Allah swt. Nabi Ishaq dianggap sebagai nabi yang penting di dalam Islam, yang melanjutkan penyeberan pesan Allah swt setelah kepergian ayahnya yakni Nabi Ibrahim as. Di Masjid Al-Haram Al-Ibrahimi di Perbukitan Hebron dan lingkungan di bawah tanahnya, terdapat makam Nabi Ishaq dan dianggap sebagai salah satu situs paling religius dalam Islam.

  1. Nabi Musa AS

Nabi Musa as dikirim oleh Allah swt kepada Firaun Mesir dan Bani Israil untuk bimbingan. Nabi Musa memegang tempat khusus di dalam Islam, dengan kitab suci Taurat yang telah diturunkan kepadanya. Nabi Musa sering kali disebut lebih banyak dibandingkan nabi-nabi lain dalam Alquran. Makam nabi Musa terletak di selatan Jericho, Tepi Barat. Menurut tradisi, Sultan Salahhudin Ayyubi bermimpi bahwa Nabi Musa dimakamkan di sana dan memiliki masjid yang dibangun di situs ini untuk menghormatinya. Makam tersebut adalah salah satu kompleks arsitektur religius paling besar di Palestina. Travel Tour Aqsa

  1. Nabi Dawud AS

Nabi Dawud as pernah memimpin Palestina selama 40 tahun yakni 7 tahun di Hebron dan 33 tahun di Al-Quds. Nabi Dawud dikenal karena kebijaksanaan, kekuatan, dan pengabdian kepada Allah swt. Pengaruh Nabi Dawud di sana dianggap sangatlah penting terhadap arsiktektur keagamaan di Al-Quds.

  1. Nabi Sulaiman AS

Nabi Sulaiman as adalah putra paling muda dari Nabi Dawud as yang lahir di Yerusalem. Allah swt memberkahinya dengan banyak mukjizat, termasuk kemampuan berbicara dengan hewan dan mengontrol jin. Selama 30 tahun pemerintahannya atas Palestina setelah kepergian ayahnya, Nabi Dawud as  memerintahkan jin-jinnya untuk memperbaiki Masjid Al-Aqsha, yang berlokasi di Kota Tua Yerusalem. Menurut sejarah, konon katanya bahwa beberapa dinding dan dua pilar yang dibangun oleh jin dari Nabi Sulaiman masih bisa dilihat di bagian bawah tanah masjid. Makam Nabi Sulaiman masih bisa ditemukan di dalam kompleks Masjid Al-Aqsa dan dikatakan sebagai tempat di mana ia meninggal dunia sambil bersandar pada tongkatnya.

  1. Nabi Isa AS

Dengan sebagian besar cendekiawan yang menyebut tentang Bethlehem, di wilayah yang hari ini disebut dengan Tepi Barat, sebagai tempat kelahiran Nabi Isa as. Nabi Isa menghabiskan hidupnya di Palestina dengan menyebarkan pesan Allah swt. Nabi Isa dilimpahi dengan banyak mukjizat yang antara lain mampu menyembuhkan orang yang sakit dan menghidupkan kembali orang yang telah meninggal dunia. Kebanyakan cendekiawan meyakini bahwa Gereja Kelahiran di Tepi Barat, dibangun di atas tempat kelahiran Nabi Isa as. Sebuah balok batu di dalam gereja menandai titik dari pohon palem, di mana ibunya (Maryam) gemetar kesakitan selama persalinan. Bukit Zaitun di Al-Quds (Yerusalem) dikatakan sebagai situs, di mana Nabi Isa as naik ke surga.

  1. Nabi Muhammad SAW

Nabi Muhammad merupakan nabi terkahir yang memiliki sejarah hidup di Al – Aqsa. Di dalam kawasan Muslim Kota Tua Yerusalem terletak Al-Haram Al-Sharif. Kompleks 35 hektar ini terdiri dari situs suci ke tiga Islam setelah Mekah dan Madinah di Arab Saudi yakni Masjid Al-Aqsa. Masjid Al – Aqsa dikenal sebagai tempat singgah Nabi Muhammad saw selama Isra Mi’raj. Masjid Al-Aqsa menjadi salah satu situs bersejarah yang dikenal umat muslim di penjuru dunia. Hal ini dikarenakan sejarah besar yang pernah terjadi yang memiliki arti penting bagi seluruh umat muslim.

Sekilas Terkait Pembaharuan di Al – Aqsa

Sahabat Al – Aqsa tentu sudah mengerti bahwa Masjid Al Aqsa merupakan masjid tertua di dunia setelah Masjid Al Haram di Makkah. Menurut sejarah konon katanya pembangunan Masjid Al Haram lebih dahulu 40 tahun daripada pembangunan Masjid Al Aqsa. Dalam perkembangannya, Masjid Al Aqsa mengalami berbagai perubahan karena beragam kondisi. Pada 683 M yakni beberapa tahun setelah Rasulullah wafat. Khalifah Umar bin Khattab mengembangkan Masjid Al Aqsa. Pengembangan Masjid Al – Aqsa ini berlanjut hingga masa kepemimpinan al-Walid pada 705 M yang meliputi kubah masjid dan bangunan sekelilingnya. Sejak saat itulah, renovasi bangunan masjid terus dilakukan tanpa mengubah bentuk dasar bangunan yang telah berusia sekitar 13 abad. Pada 985 M, seorang ulama Yerusalem yang bernama Al Muqaddasi menulis mengenai masjid ini. Menurutnya, bangunan utama masjid al aqsa terdiri dari 26 pintu yang berhadapan dengan mihrab. Pintu itu disebut Green Brazen Gate, yang dilapisi kuningan keemasan. Pintu ini sangat berat sehingga hanya orang kuat yang dapat menggeser engselnya. Kemudian, di sisi kanan halaman Masjid Al – Aqsa dikelilingi dinding (sepanjang tembok barat di area al-Haram asy-Syarif) yang ditunjang oleh pilar-pilar marmer dan diplester. Di bagian belakang (atau sebelah utara dinding di area Al Haram asy-Syarif) adalah pilar-pilar berkubah. Bagian tengah bangunan utama ditutupi atap yang sangat kuat, melengkung hingga menopang kubah megah. Masjid Al Aqsa saat ini merupakan masjid yang dibangun secara permanen oleh Khalifah Abdul Malik bin Marwan dari Dinasti Umayyah pada 66 Hijriyah hingga 73 Hijriyah. Al Aqsa berlokasi di sebuah area yang berbentuk persegi empat dengan luas sekitar 285 x 470 meter atau sama dengan 133.950 meter persegi. Masjid ini berbentuk serambi kiblat. Pembangunan masjid yang mampu menampung ribuan jamaah ini dirancang agar tahan terhadap gempa bumi yang sering terjadi di daerah itu.

Tips Liburan Aman dan Nyaman

  1. Memperkirakan Budget Selama Liburan

Seperti yang diulas sebelumnya bahwa menyiapkan budget untuk liburan merupakan hal yang sangat penting. Persiapan budget ini terbilang sangat penting untuk tips aman liburan Sahabat Tour Aqsa sekalian. Trik agar Sahabat Tour Aqsa tetap bisa mendapatkan tiket murah yaitu mencari informasi berbagai promo, baik dari sejenis travel fair hingga promo dari berbagai aplikasi traveling atau pariwisata. Apalagi harga tiket pesawat sekarang lumayan mahal jika di cari saat waktu kepergian yang begitu mepet dan yang jaraknya jauh. Selain itu, pikirkan pula perkiraan harga makanan selama Sahabat Tour Aqsa berlibur. Sebab salah satu pengeluaran besar dalam budget liburan adalah pengeluaran untuk makanan, terutama jika Sahabat Tour Aqsa hobi kuliner di tempat-tempat yang pertama kali dikunjungi. Budget lain yang harus disiapkan ketika berlibur di suatu destinasi wisata ialah tiket wahana di tempat wisata, oleh-oleh yang ingin dibeli serta budget untuk hal yang tidak terduga. Jika kalian sudah mempersiapkan budget liburan, pasti selama di tujuan liburan nanti Sahabat Tour Aqsa akan jadi tenang dan tidak akan khawatir kekurangan. Nah.. Apabila Sahabat Tour Aqsa ingiin menjalankan liburan yang simple tanpa memikirkan kemana saja harus berkujung di satu hari, penginapan, makan dan lain sebagainya Sahabat Tour Aqsa dapat menggunakan jasa Travel. Karena dengan Sahabat Tour Aqsa berlibur menggunakan jasa travel maka dipastikan Sahabat Tour Aqsa tak perlu pusing untuk memikirkan perihal perjalanan yang akan dilakukan.

  1. Menentukan Destinasi Wisata Tujuan

Sahabat Tour Aqsa sekalian yang hendak merencanakan liburan sebaiknya terlebih dahulu menentukan destinasi wisata tujuan yang akn dituju. Karena dengan mengetahui destinasi yang akan dituju, Sahabat Tour Aqsa dapat mempersiapkan segala kebutuhan yang akan dibawa selama liburan. intinya, sebisa mungkin ketahui detail destinasi tujuan wisata liburan yang Sahabat Tour Aqsa inginkan. Sahabat Tour Aqsa bisa memilih destinasi wisata yang sekedar hiburan atau destinasi wisata yang juga mengandung nilai edukasi. Karena liburan yang terencana membuat Sahabat Tour Aqsa tak akan panik apabila menemui perubahan kegiatan ketika berada di tempat wisata. Sebab selama liburan, kegiatan yang direncanakan bisa berubah dengan adanya perubahan cuaca, keadaan di jalan dan kondisi kesehatan atau hal lainnya. Tentunya Sahabat Tour Aqsa tak ingin berantakan bukan selama liburan di tempat wisata? Oleh karena itu, ada baiknya ketahui detailnya seperti berapa orang yang ikut, tempat apa yang  akan di datangi, budget berapa yang akan dikeluarkan, bagaimana cara menuju destinasi liburan dan masih banyak perencanaan yang dilakukan. Lebih baiknya jika Sahabat Tour Aqsa ingin pergi berlibur ke suatu destinasi wisata, memiliki waktu persiapan maksimal sekitar 1-3 minggu sebelumnya untuk Open Trip Domestik atau wisata dalam negeri dan 1 bulan sebelumnya untuk Open Trip Internasional atau wisata luar negeri.

  1. Packing Peralatan dan Perlengkapan yang DIbutuhkan

Selanjutnya, agar liburan Sahabat Tour Aqsa sekalian lancar dan aman hendaknya memperhatikan betul packing perlengkapan dan peralatan yang akan Sahabat Tour Aqsa bawa selama liburan.  Bawalah barang yang sesuai dengan kebutuhan Sahabat Tour Aqsa selama liburan. Sebisa mungkin Sahabat Tour Aqsa dapat membedakan barang yang perlu dan tak perlu untuk dibawa selama liburan. Hal ini dikarenakan agar tak membuat barang bawaan Sahabat Tour Aqsa sekalian menjadi berat.

Pilih Bulan Travellingmu Saat Ke Jordan

Tahukah Sahabat Tour Aqsa bahwasannya Jordan menjadi salah satu tujuan wisata yang paling populer di Timur Tengah. Bagaimana tidak, negara Jordan ini menawarkan keindahan alam yang menakjubkan, reruntuhan kuno hingga pantai yang masih dijaga kelestariannya. Terdapat banyak sekali hal menarik yang dapat Sahabat Tour Aqsa lakukan di Jordan sepanjang tahun. Akan tetapi, karena iklim negara ini berbeda dengan Tanah Air,  Sahabat Tour Aqsa harus pintar – pintar memilih waktu yang tepat. Hal ini bertujuan agar Sahabat Tour Aqsa tak salah pilih waktu. Yuk simak bulan – bulan ini beserta musimnya saat di Jordan. Berikut lebih jelasnya.

  1. Desember hingga Februari

Saat bulan – bulan di musim dingin, tentunya suhu akan turun hingga di bawah titik beku. Nah, jika begitu maka Ibukota Amman akan bersuhu dingin dan salju menutupi bangunan kuno Petra. Saat Sahabat Tour Aqsa melakukan packing, hendaknya tak lupa untuk membawa jaket yang tebal dan sepatu. Hal ini bertujuan agar Sahabat Tour Aqsa merasa tak merasakan dingin yang terlalu berlebihan. Sahabat Tour Aqsa hendaknya mengetahui bahwa di tempat ini pun menerima 70% curah hujan yang sanggat tinggi. Jika Sahabat Tour Aqsa ingin terhindar dari dingin, cobalah untuk pergi ke Laut Mati. Hal ini dikarenakan ketinggiannya yang rendah akan membuat Sahabat Tour Aqsa jauh lebih hangat daripada daerah lain di Jordan.

2. Maret Hingga Mei

Hendaknya Sahabat Tour Aqsa menegtahui bahwa setelah curah hujan yang tinggi di musim dingin, gurun – gurun di Jordan akan menampakkan keindahannya. Kemudian, unga akan bersemi di lembahnya dan pepohonan pun akan subur. Inilah merupakan waktu terbaik untuk berpergian ke Jordan jika Sahabat Tour Aqsa merencanakan untuk hiking. Karena ini menjadi waktu terbaik, Sahabat Tour Aqsa hendaknya bergegas memesan penginapan karena peminat wisatawan lokal maupun asing pun akan singgah ke tempat ini. 

3. Juni Hingga Agustus

Tahukah Sahabat Tour Aqsa bahwa bulan – bulan musim panas merupakan low season di Yordania. Dengan suhu di atas 100°C, banyak wisatawan yang tak biasa dengan terik panasnya matahari. Apabila Sahabat Tour Aqsa ingin menghindari angin panas, hindari untuk berpergian di siang hari hingga pukul 15.00. Sahabat Tour Aqsa dapat menjelajahi Jordan pagi dan malam hari yang lebih sejuk karena suhu dan tingkat kelembapan yang masih wajar. Untuk menghindari dehidrasi, jangan lupa Sahabat Tour Aqsa untuk minum air putih yang cukup yaa..

4. September hingga November

Pada bulan September hingga November merupakan musim gugur di Jordan. inilah waktu yang terbaik bagi Sahabat Tour Aqsa yang ingin travelling dengan menikmati musim gugur disana. Cuaca yang mulai dingin lagi dan hujan yang datang membuat kekeringan di sana akan berubah. Jika Sahabat Tour Aqsa salah satu pencinta penyelam scuba, pergilah ke Teluk Aqaba. Suhu air yang sempurna juga keindahan laut yang menarik seperti penyu dan terumbu karang pastinya cocok untuk Sahabat Tour Aqsa sekalian. Pesanlah akomodasi sebelumnya, karena wisatawan juga akan datang di waktu – waktu ini.

Demikianlah informasi seputar Biaya Tour Aqsa Jordan Mesir bagi Sahabat Tour Aqsa yang ingin berlibur ke Al – Aqsa. Betapa banyak sekali keistimewaan pada Al – Aqsa yang dapat Sahabat Tour Aqsa jadikan pelajaran. Dengan berlibur ke Al – Aqsa, banyak sekali hal yang akan dipahami oleh Sahabat Tour Aqsa Sekalian. Tak hanya keindahan destinasi wisatanya saja, melainkan nilai histori yang melekat. Semoga informasi ini bermanfaat untuk membantu Sahabat Tour Aqsa yang hendak berencana untuk berlibur ke Al – Aqsa.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *